Kota Martapura
Kubah Guru Sekumpul Masih Ditutup, Pedagang di Sekitar Lokasi Rindukan Pembeli
KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Meski Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Banjar sudah lama berakhir, tapi hingga kini Kubah Guru Sekumpul di Martapura masih belum dibuka bagi peziarah. Penutupan Kubah yang dilakukan semenjak 23 Maret 2020 lalu, tentunya memiliki imbas bagi para pedagang yang berjualan di areal lokasi.
Sebelumnya, imam Mushola Ar-Raudah Sekumpul KH Sa’aduddin Salman menyampaikan perihal penutupan Kubah Guru Sekumpul, karena pandemi Covid-19. Langkah tersebut juga menindaklanjuti imbuan MUI Kalimantan Selatan untuk mematasi keramaian.
Walhasil, dengan penutupan tersebut maka banyak pedagang yang berjualan di kawasan sekitar kubah Abah Guru Sekumpul merasakan dampaknya. Salah satunya, Rahimah (41), pegadang kembang yang mengaku mengalami penurunan omzet.
Kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (5/7/2020), Rahimah mengatakan, sebelum adanya Covid-19 dan ditutupnya Kubah Guru Sekumpul, dalam sehari ia mampu menjual kembang sampai lima kantong plastik besar.
“Tapi setelah Kubah Abah Guru Sekumpul ditutup ditambah adanya virus corona, aatu kantong plastik kembang aja yang laku. Itu juga kadang ada yang tidak laku sama sekali,” ungkap Rahimah.
Hal tersebut juga dirasakan oleh Hamdan (25) seorang karyawan toko Pigura. Ia menyebutkan, penjualan Pigura sebelum adanya covid 19 dan ditutupnya tempat ziarah Kubah Abah Guru Sekumpul sangat berbeda. Dulu, dalam sehari mampu meraup penghasilan lebih Rp1,5 juta. “Tapi saat ini penghasilan menurun. Gak ada sampai Rp 1,5 juta lagi,” ujar Hamdan.

Kondisi ini juah berbeda dibanding hari biasa, sebelum adanya Covid-19 dan ditutupnya Kubah. Apalagi, jika dibandingkan saat gelaran Haul Guru Sekumpul. Para pedagang menuai berkah tersendiri dengan omzet meningkat berkali-kali lipat.
Selain aneka benda berhiaskan foto-foto Abah Guru Sekumpul, termasuk buku sejarah perjalanan sosok ulama kharismatik itu, bermacam aksesoris juga banyak dibeli jamaah seperti gelang, kalung hingga tasbih, laku diborong pembeli. Tapi, kini semuanya berbeda.. (Kanalkalimantan.com/wahyu)
Editor : Cell
-
HEADLINE2 hari yang laluKapal Virgo Transport 8 Dibangun 1987, Baru Operasi 8 Juli Layani Rute Surabaya-Banjarmasin
-
HEADLINE3 hari yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 243 Orang
-
HEADLINE2 hari yang laluEnam Meninggal Dunia, 103 Orang Dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPeduli Keselamatan Relawan Pemadam, Bupati Banjar Serahkan 350 Alat Pelindung Diri
-
HEADLINE2 hari yang laluMenhub: KNKT Investigasi Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8
-
Kabupaten Balangan3 hari yang lalu20 Santri Balangan Diberangkatkan ke Hadramaut


