Connect with us

Hukum

Dilakban di Paha, Empat Orang di Bandara Juwata Tarakan Selundupkan 4 Kg Sabu

Diterbitkan

pada

Empat orang calon penumpang pesawat dengan rute Tarakan-Makassar kedapatan menyelundupkan sabu di Bandara Juwata Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (11/5/2024). Foto: ist

KANALKALIMANTAN.COM, TARAKAN – Empat orang calon penumpang pesawat dengan rute Tarakan-Makassar batal berangkat lantaran kedapatan mencoba menyelundupkan 4 kilogram narkotika jenis sabu di Bandara Juwata Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (11/5/2024). Mereka menyembunyikan sabu dengan cara diikat di paha kaki masing-masing.

Empat calon penumpang pesawat tersebut terdiri dari dua orang laki-laki dan dua orang perempuan. Mereka tak bisa berkutik saat diamankan oleh petugas keamanan Avsec Bandara Juwata Tarakan.

“Pada Sabtu, 11 Mei 2024 pukul 09.00 Wita, pihak Avsec mendapati empat orang penumpang pesawat Super Air Jet IU 534 rute penerbangan Tarakan-Makassar membawa barang mencurigakan yang diketahui jenis sabu,” kata Kepala Badan Layanan Umum Kantor UPBU Juwara Tarakan Bambang Hartato saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Sabtu (11/5/2024) siang.

Baca juga: Jemaah Termuda Kloter 1 Daftar Haji saat Umur 10 Tahun, Setor 2014 Berangkat 2024

Modus yang digunakan empat orang calon penumpang tersebut adalah menyimpan sabu dengan cara dilakban pada bagian paha. Saat dilakukan pemeriksaan, pada masing-masing paha calon penumpang tersebut ditemukan 16 bungkusan dengan berat total mencapai 4 kilogram.

Temuan narkoba jenis sabu beserta empat orang calon penumpang pesawat itu telah diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Utara.

Bambang juga memastikan, pemeriksaan ketat terhadap barang-barang bawaan calon penumpang pesawat akan terus dilakukan guna mencegah peredaran narkotika di wilayah Kalimantan Utara.

Baca juga: Satgas TMMD Bikin Sumur Bor untuk Warga Desa Sungai Karias

“Petugas Avsec akan meningkatkan pemeriksaan dan pengawasan keamanan di bandara, terutama di security check point. Apabila ditemukenali penumpang dengan gerak gerik yang mencurigakan, maka akan dilakukan pemeriksaan yang lebih ketat,” kata Bambang. (Beritasatu.com/kk)

Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->