Kota Banjarbaru
Siap Menerapkan KRIS, RSD Idaman Tunggu Regulasi Kemenkes RI
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Jika tak ada aral melintang, pembagian kelas rawat inap pada BPJS Kesehatan bakal dihapus.
Seperti dilansir dari suara.com pada Sabtu (25/2/2023), kelas 1, 2 dan 3 akan dihapus, seiring dengan penerapan kamar rawat inap standar (KRIS).
Pemberlakuan KRIS sendiri, akan dilakukan secara bertahap oleh BPJS Kesehatan. Tentunya, ini mengacu pada Permenkes Nomor 3 Tahun 2020, setiap rumah sakit wajib menyediakan rawat inap kelas standar atau KRIS.
Lantas, bagaimana dengan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru?
Dihubungi pada Sabtu (25/2/2023) siang, Direktur RSD Idaman Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana melalui Kepala Unit Humas, Andri Hamidansyah mengatakan, hingga saat ini RSD Idaman Banjarbaru belum memberlakukan KRIS.
“Tapi kita sedang menuju ke sana (penerapan KRIS),” ucapnya.
Andri menjelaskan, jika regulasi dan ketentuan KRIS telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, tidak menutup kemungkinan jajarannya juga bakal menerapkan KRIS.
Hingga saat ini, jajarannya masih menunggu regulasi dari penerapan KRIS sebagai pengganti kelas rawat inap yang selama ini diterapkan.
“Ketika nanti regulasi dan ketentuannya sudah ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah, dalam hal ini Kemenkes RI, maka RSD Idaman sudah siap menerapkan KRIS,” tandas Andri. (Kanalkalomantan.com/al)
-
HEADLINE6 jam yang laluTenggelam di Laut Jawa, Kapal Virgo Transport 8 Rute Surabaya-Banjarmasin Angkut 240 Orang
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Olahraga1 hari yang lalu1.200 Pelari Jajal Rute 5,3 Km Heritage Run 2026 di Banjarbaru
-
Kota Banjarbaru2 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN2 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai


