Connect with us

Bisnis

Siap-siap Kompor Listrik akan Gantikan Kompor Gas

Diterbitkan

pada

Salah satu toko elektronik di pusat perbelanjaan Duta Mall Banjarmasin yang menjual kompor listrik. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah melakukan uji coba konversi LPG 3 kilogram (kg) ke kompor listrik 1.000 watt.

Dalam program konversi ini akan dilakukan secara gratis kepada 300 ribu keluarga penerima manfaat (KPM). Bahkan, gratis pembagian kompor sampai dengan pelaksanaan program.

Uji coba ini baru dilakukan di tiga kota yakni Denpasar, Solo dan satu lainnya di Sumatera.

Sementara di Kota Banjarmasin, sejumlah toko elektronik di pasar maupun pusat perbelanjaan mengaku masih menunggu keputusan dari pemerintah.



 

Baca juga  : Tersisa Pintu Jendela Bisa Diselamatkan dari Rumah Van Der Pijl

Seperti halnya Informa Electronics yang berada di pusat perbelanjaan Duta Mall Banjarmasin. Sales Executive Informa, Muhammad Ryan mengatakan, masih menunggu program pemerintah tersebut dijalankan.

Nantinya, ujar Ryan, jika memang sudah terealisasi di Banjarmasin, pemerintah melalui PT PLN (Persero) akan bernegosiasi dengan pihaknya untuk menentukan harga dan barang. Apakah memang cocok atau tidak untuk dibagikan gratis kepada masyarakat.

“Bisa jadi dari PLN nanti datang ke kita mencocokkan harga dan barang, kalo memang cocok nanti dia ambil,” imbuh Ryan, Rabu (21/9/2022).

Untuk saat ini, sambung Ryan, pengguna kompor listrik di Kota Banjarmasin dominan digunakan oleh perusahaan-perusahaan seperti hotel dan penginapan.

 

Baca juga : Wujudkan Efektivitas dan Optimalkan Kegiatan, Bappedalitbang Banjar Gandeng SKPD Penerima DAK Nonfisik

“Kalau di Banjarmasin sendiri menurut saya untuk penggunaan pribadi atau rumah tangga masih kurang, malah kebanyakan dari proyek gitu, kaya pesanan-perusahaan perusahaan hotel,” ungkapnya.

Menurut Ryan, faktor yang menyebabkan masyarakat enggan memakai kompor listrik adalah salah satunya menyoalkan tingkat tinggi watt dalam pemakaiannya.

“Wattnya lumayan besar, seperti merk Kels dari Informa sendiri ini wattnya lebih dari 1000 watt. Dari situ mungkin masyarakat masih berpikir akan penggunaan listrik di rumahnya juga, tapi kalau kalangan menengah keatas mereka pasti memilih kompor listrik karena lebih praktis,” jelasnya.

Berbeda dengan Informa, toko elektonik lainnya, seperti Ace Hardware Duta Mall Banjarmasin mengaku banjir pengunjung membeli kompor listrik. Hal tersebut diungkapkan Andi, Advisor Sales Ace Hardware, Rabu (21/9/2022).

 

Baca juga : PLN Raih The Best SOE in Digital Service Transformation 2022

“Sejauh ini kami sering kedatangan pembeli yang rata-rata keluarga, sudah berumah tangga, padahal biasanya seminggu sekali dua kali namun sekarang bisa terjual lima sampai enam kali,” ujar Andi.

Sementara itu mengenai wattnya, Andi mengatakan produk kompor listriknya menghasilkan daya listrik maksimal 1200 watt. Sedangkan jika daya listrik di rumah berada dikisaran 900 watt masih bisa digunakan dengan api kecil.

“Kalau produk kita memiliki daya listriknya 1200 watt maksimal dan minimal 500 watt, jadi kalau kita menggunakan dengan suhu kecil bisa saja,” jelasnya.

Sementara untuk di pasar seperti halnya toko elektronik MS Electronic Store, di jalan Bridgen Hasan Basri mengalami kenaikan penjualan kompor listrik.

 

Baca juga  : Pertalite Disebut Cepat Boros, Pertamina Kalselteng Tegas Membantah

Husai selaku pemiliknya mengatakan, penjualan kompor listrik yang biasanya laku terjual sekira 10 unit, sekarang bisa laku terjual hingga 30 unit dalam waktu kisaran sebulan.

“Dalam waktu satu bulan terakhir ini penjualan kompor listrik memang meningkat, untuk pastinya tidak tau tapi mungkin karena pemerintah mulai gencar untuk memasarkan kompor listrik,” kata dia.

Peningkatan tersebut tentu karena melihat harga kompor listrik yang dijual tergolong lebih murah dan lebih rendah wattnya.

“Ada merk Samono dengan tipe MS 01 dibandrol harga Rp 331 ribu, sedangkan tipe MS 04 Rp 618 ribu. Untuk wattnya sama dari 150 watt sampai 600 watt, tetapi untuk bahan berbeda, MS 04 berbahan stainless sedangkan satunya seperti berbahan plastik,” jelasnya. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter : wanda
Editor : bie


iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->