Connect with us

Bappedalitbang Banjar

Wujudkan Efektivitas dan Optimalkan Kegiatan, Bappedalitbang Banjar Gandeng SKPD Penerima DAK Nonfisik

Diterbitkan

pada

Rakor Pengelolaan DAK Non Fisik Tahun Anggaran 2022 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, Rabu (21/9/2022). Foto: Istimewa

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Non Fisik (DAK-NF) Tahun Anggaran 2022 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar, Rabu (21/9/2022).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyie yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ihwansyah, MKes. serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah Drs Achmad Zulyadaini, MSi.

Rakor yang berlangsung di Aula Baiman Bappedalitbang Lantai III dengan tujuan meningkatkan pemahaman keterampilan pengelolaan DAK Non Fisik. Ini bertujuan agar dalam pelaksanaannya tertib aturan dan tertib administrasi dengan jumlah peserta terdiri dari SKPD Pengelola DAK Non Fisik.

“Diharapkan melalui pengelola dana alokasi non fisik sangat penting dalam rangka mewujudkan efektivitas dan optimalisasi pengelolaan Dana APBD Tahun Anggaran 2022” kata wakil bupati Banjar usai kegiatan itu.



 

Baca juga  : PLN Raih The Best SOE in Digital Service Transformation 2022

Sementara, Zulyadaini menambahkan, perencanaan dan penganggaran DAK harus mengacu pada petunjuk teknis kementerian untuk dapat merealisasikan pagu DAK sesuai DIPA yang telah diterima, maka perlu di lakukan evaluasi penyerapan atas progres penyerapan dari APBD terhadap Kas Negara.

“Kepada SKPD penerima alokasi tersebut hendaknya dapat mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan agar segera dapat melakukan penyerapan ke tahapan selanjutnya.

“Sehingga seluruh pagu dapat terserap dengan optimal dan SKPD pengelola untuk memperhatikan persyaratan dan batas waktu penyaluran agar pagu yang telah kita peroleh tidak hangus dan berimbas pada tertundanya program kegiatan,” ujar Zulyadaini.

Dengan tersalurnya DAK, katanya, dapat meningkatkan kualitas layanan publik, karena pendanaan tidak lagi menjadi permasalahan.

 

Baca juga  : Pertalite Disebut Cepat Boros, Pertamina Kalselteng Tegas Membantah

Dia mengimbau kepada seluruh fasilitas kesehatan, pendidikan serta dinas teknis lainnya bisa memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Pemenuhan standarisasi pelayanan minimal harus tetap terlaksana dengan baik, manfaatkan dana dengan sebaik – baiknya dan lakukan pengadministrasian secara memadai dan akuntabel sehingga penyimpanan yang selama ini terjadi tidak akan terulang lagi dan kita semua terhindar dari kerugian” pungkas dia. (Kanalkalimantan.com/rls/bappedalitbang)

Reporter : Rls
Editor : Dhani


iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->