Connect with us

Kabupaten Banjar

Hadir di Haul KH Abdussyukur, Ini Harapan Bupati untuk Kabupaten Banjar

Diterbitkan

pada

Suasana Haul Ke-17 KH Abdussyukur, Selasa (19/9/2023) malam. Foto: Diskominfo Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, MARTAPURA – Kubah KH Anang Sya’rani Arif di Desa Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur dipadati jemaah saat digelar Haul Ke-17 KH Abdussyukur, Selasa (19/9/2023) malam.

Lantunan surat Yasin dan syair Maulid Dhiyaul Lami karangan Habib Umar bin Salim bin Hafidz mengawali pelaksanaan haul pimpinan Ponpes Darussalam Martapura periode ke 8 itu.

Bupati Banjar H Saidi Mansyur dan Wabup Banjar Habib Idrus Al Habsyie, pimpinan Ponpes Darussalam KH Hasanuddin bin KH Badruddin turut hadir bersama guru-guru Ponpes Darussalam, para alim ulama dan habaib, serta jemaah pada haul malam itu.

Baca juga: Tiga Penjabat Bupati di Kalsel Dilantik, Resmi Pimpin HSS, Tapin, dan Tala

Dalam kesempatannya, Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengaku bersyukur bisa kembali bersilaturahmi bersama para tokoh ulama, habaib serta jemaah.

Menurut dia ini merupakan bukti akan kecintaan kepada ulama yang telah berjasa mendidik para murid dan mensyiarkan nilai-nilai keislaman kepada warga Kabupaten Banjar khususnya.

”Dengan kita mencintai ulama dan rutin hadir dalam haulnya akan membawa kita kepada keberkahan hidup dan Insya Allah daerah kita dapat terhindar dari bala dan musibah.

Baca juga: Sekolah Kebangsaan Mafindo Banjarmasin Bekali Pemilih Pemula Penginderaan Hoaks Pemilu 2024

“Pribadi Ayah Syukur yang dikenal dengan sifat rendah hatinya, kiprahnya dalam dunia dakwah dapat kita ambil contoh bagaimana menjadi pribadi yang bermanfaat buat masyarakat dan agama,” ungkap dia.

Sementara itu pimpinan majelis At Taufik Banjarmasin serta majelis At Taufik Surabaya Habib Hasan bin Faruq Al Kaff dalam tausiah mengajak jemaah agar senantiasa di kehidupan sehari hari lazimkan baca zikir dan menuntut ilmu yang bermanfaat.

KH Abdussyukur, lanjut dia, merupakan ulama yang hari-harinya tidak pernah lepas dari zikir dan mendidik murid.

Baca juga: Dimulai dari Masjid Jami Lasem, Wisata Masjid Bersejarah Nusantara Dikembangkan

Menurut dia tidak heran bahwa Allah SWT memberinya nama yang harum dan dikenal luas oleh masyarakat.

Guru-guru almarhum di antaranya KH Anang Sya’rani Arif, KH Salim Ma’ruf, KH Husein Qodri, KH Seman Mulia yang merupakan ulama-ulama besar Martapura. Juga Syekh M Yasin Al Fadani dan Syekh Ismail Al Yamani.

Almarhum meninggal dunia pada Sabtu 5 Rabiul Awwal 1428 Hijriah bertepatan 24 Maret 2007. Dimakamkan berdampingan dengan guru utama beliau KH Anang Sya’rani Arif di kubah Kampung Melayu Tengah. (Kanalkalimantan.com/diskominfobanjar/kk)

Editor: Dhani


iklan " />

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->