Hukum
Bu Lurah Dianiaya Oknum TNI saat Operasi Yustisi, Denpom Turun Tangan
KANALKALIMANTAN.COM – Seorang wanita bernama Walmaria Zalukhu disebut menjadi korban penganiayaan oleh oknum TNI. Korban merupakan Lurah Asuhan, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara.
Akibatnya korban mengalami luka pendarahan di bagian hidung dan bibirnya. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Denpom I/Pematangsiantar.
Korban menceritakan kronologi pemukulan yang dialaminya melalui unggahan di akun Facebooknya, pada Senin (23/8/2021).
Postingan yang disertai video dan foto wajahnya berlumuran viral. Dalam postingannya, ia mengaku oknum TNI tersebut merasa keberatan dengan adanya operasi yustisi.
Baca juga: Berakhir Hari Ini, Beredar Kabar PPKM Level 4 di Kalsel Diperpanjang Sampai 6 September
“Seorang oknum Bhabinsa (JS) Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara, yang seharusnya bekerja di wilayah Pahae Julu, Taput, tetapi malah membuat keributan di Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar,” tulis korban.
“Oknum tersebut merasa keberatan dengan adanya operasi yustisi serta penerapan PPKM Level 4 tepatnya pada hari Minggu, 22 Agustus, Pukul 23.00 Wib,” katanya.
Ia juga menuliskan bahwa petugas Satgas mengingatkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan penerapan PPKM Level 4.
“Karena JS memiliki warung kelontong di rumahnya. Merasa tidak senang dan bertindak arogan serta menganiaya saya (Lurah Asuhan) yang mengakibatkan mengucurnya darah segar dari hidung dan mulut saya,” tulisnya.
Pihak Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/Pematangsiantar yang menerima laporan ini langsung bertindak, dengan mengamankan Oknum TNI Serda JS.
“Terlapor (oknum TNI) sudah diperiksa di Pom,” kata Kapenrem 022/Pantai Timur Mayor Sondang Tanjung kepada SuaraSumut.id.
Ia mengatakan, penyebab pemukulan ini bukan karena persoalan operasi yustisi yang melibatkan Satgas Covid-19.
“Dari pendalaman kita ini karena pribadi dengan pribadi,” tandasnya. (Suara.com/M Aribowo)
Editor : kk
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluPerbaikan Jalan Veteran yang Amblas, Kendaraan di Bawah 6 Ton Diperbolehkan Lewat
-
Kota Banjarbaru1 hari yang laluLapuk Atap Bocor, Renovasi TPA Darul Falah Dibantu Wali Kota Banjarbaru
-
HEADLINE1 hari yang laluKebakaran di Kawasan Tahura Sultan Adam Berhasil Dipadamkan
-
Bisnis2 hari yang laluPamor Borneo 2026 Tawarkan 15 Proyek Investasi Strategis di Kalimantan
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemkab Kapuas Matangkan Aturan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluBupati Wiyatno Hadiri Event Trail Adhyaksa di Batola


