Kota Banjarbaru
Bantuan Terus Mengalir untuk Korban Kebakaran di Cempaka
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bantuan bahan pangan, pokok dan sandang terus mengalir untuk korban kebakaran di Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.
Tiga hari pasca kebakaran yang meluluhlantahkan 17 rumah dan sebuah mushola, warga bersama relawan terus mengumpulkan bantuan logistik yang diberikan masyarakat dari berbagai kalangan.
Mereka turut melakukan penggalangan dana di Jalan Mistar Cokrokusumo Cempaka untuk disalurkan kepada warga di dua RT yang terdampak.
Ketua RT 06 RW 02 Kelurahan Cempaka, Anshori mengatakan, relawan bersama warga sebelumnya telah mendirikan Posko tanggap bencana yang direncanakan berdiri hingga hari ketujuh pasca kebakaran. “Namun kita melihat lagi nanti situasi di lapangan bagaimana keadaannya, apakah memang harus diperpanjang atau tidak,” ucap Anshori kepada Kanalkalimantan.com, Selasa (19/3/2024) sore.
Baca juga: Korupsi Proyek Jamban Desa, Mantan Kades Diganjar 21 Bulan Penjara

Bantuan yang terus mengalur ini, disebutkan Anshori, diberikan dalam bentuk uang, pakaian, sembako, peralatan bayi, dan lainnya.
Hingga Selasa (19/3/2024) sore, Anshori mengatakan, bantuan logistik terus diterima pihaknya untuk dilakukan pendataan di papan informasi dan kemudian langsung disalurkan.
“Alhamdulillah semua bantuan mengalir terus dari dinas terkait, instansi pemerintah, swasta, pribadi hingga relawan kebakaran. Kita data setiap harinya, kemudian langsung disalurkan kepada warga yang terdampak,” ungkap dia.
Dirinya juga menjelaskan bahwa selama tiga hari berturut-turut ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Banjarbaru menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji untuk sahur dan berbuka puasa.
“Makanan sahur dan buka puasa sempat diberikan Dinsos selama tiga hari, setelah ini mungkin warga secara mandiri saja, belum ada instruksi lagi,” jelasnya.
Baca juga: Ketika Satpol PP Banjarbaru Mengatur Khusus Warung Makan saat Ramadan
Menurutnya bantuan yang sangat diperlukan warga ialah makanan untuk berbuka puasa. Sedangkan untuk sahur warga yang terdampak ikut ke rumah kerabatnya.
“Untuk mencukupi kedepannya dulu kalau perlu untuk waktu berbuka puasa juga makanan siap saji. Kalau sahur warga bisa makan di rumah kerabatnya, dan untuk pakaian juga sudah dirasa cukup,” tuturnya.
Untuk saat ini warganya di RT 06 kebanyakan ikut menumpang di kediaman kerabatnnya. Sedangkan warga RT 23 masih ada yang mengungsi di bangunan sekolah maupun musholla.
“Nah karena di masjid ada yang buka puasa bersama, kita juga minta untuk dilebihkan porsinya untuk warga korban kebakaran bisa ikut berbuka puasa,” sebutnya.
Di sisi lain Anshori mengatakan sampai saat ini belum ada laporan terkait kendala maupun keluhan dari warga yang sakit atau terkena penyakit.
Warga yang terdampak ini pun kata dia sebelumnya telah melakukan pemeriksaan kesehatan bersama ketugas kesehatan hingga PMI.
Baca juga: Pasar Murah Kalteng Berkah Empat Kecamatan di Kapuas
Lebih jauh terkait wacana perpindahan tempat tinggal untuk warga yang terkena dampak kebakaran ke rumah sewaan dari pemerintah, dirinya mengakui saat ini masih dalam proses negosiasi antar Ketua RT dengan warganya.“Untuknya kami pihak RT masih melakukan negosiasi kepada warga terdampak terkait rumah mana yang siap, saling kordinasi ke kelurahan,” tuntas dia. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluJemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
-
HEADLINE18 jam yang laluGedung KMP Landasan Ulin Timur Diresmikan, Beroperasi Agustus
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluTeknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
-
kampus2 hari yang laluWasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik





