Connect with us

HEADLINE

VIDEO FULL: Viral Password ‘Ading Basit’ Jembatan Sei Alalak, BBPJN: Belum Dibuka Untuk Umum

Diterbitkan

pada

Meme warganet di Kalsel terkait Jembatan Sei Alalak muncul pasca konvoi moge melintas. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebuah rekaman video berdurasi 2 menit 50 detik yang lagi viral ‘Ading Basit’, password masuk ke Jembatan Sungai Alalak, meramaikan linimasa jejaring media sosial dan perpesanan grup-grup medsos di Kalimantan Selatan.

Ya, seperti diketahui Jembatan Sei Alalak belum resmi dibuka dan dioperasionalkan, karena hanya gara-gara password ‘Ading Basit’ petugas (diduga pekerja proyek) tiba-tiba saja membukakan pagar seng yang menutup keluar masuk Jembatan Sei Alalak.

Baca juga: Pembahasan RAPBD 2022, Wabup Banjar: Memperhitungkan Keuangan Daerah dalam Kondisi Pandemi

 



 

“Keluarlah, aku.. anu .. Ading Basit, iya.. ya..,” kata perempuan dalam mobil. Mendengar kata tersebut, petugas jaga langsung membuka pagar penutup jalan dan mempersilakan mobil tersebut melintas.

Setelah dibukakan pagar, salah satu emak-emak mengucapkan terima kasih kepada petugas yang membuka pagar seng.

“Beruntung kita tidak melalui macet, si ibu punya koneksi melintasi jembatan hanyar ini nah,” ucap salah satu ibu di dalam mobil berkomentar saat di atas jembatan.

Kata kode ‘Ading Basit’ menjadi viral, dalam sebuah video berdurasi 2 menit 50 detik. Video sepertinya sengaja direkam oleh seseorang dari dalam mobil saat akan melewati Jembatan Sei Alalak yang dijaga petugas karena belum dibuka untuk umum.

Terdengar perbincangan dua perempuan dalam rekaman itu, perbincangan emak-emak itu menggunakan bahasa Banjar.

Video ‘Ading Basit’ ini viral setelah kemunculan konvoi pengendara moge melintas di Jembatan Sei Alalak, bahkan dengan kawalan resmi polisi dan langsung menjadi perhatian publik. Pasalnya jembatan tersebut saat ini masih belum diresmikan dan belum dibuka untuk umum.

Beredar rekaman video rombongan moge melintasi jembatan yang menghubungkan Banjarmasin-Batola tersebut pada Selasa (21/9/2021).

Konvoi moge yang melintas di Jembatan Sei Alalak pada Selasa (21/9/2021), ternyata tak izin kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin.

Rombongan moge yang melintas di Jembatan Sei Alalak. Foto: ist

Baca juga: Meme Password ‘Ading Basit’ untuk Lewat Jembatan Sei Alalak Beredar di Medsos!

Koordinator pengawas lapangan penggantian Jembatan Sei Alalak Baru, Daniel Hutagalung mengatakan, pihaknya tidak menerima permohonan izin dari Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI).

“Tidak ada izin dan kami juga tidak terlibat dalam kegiatan itu,” katanya dikonfirmasi Kanalkalimantan.com, Rabu (22/9/2021).

Daniel menegaskan, jembatan tersebut tak boleh dilintasi umum atau belum dibuka karena belum diresmikan dan dalam masa perawatan.

“Dari kita tidak ada mengizinkan untuk dilintasi umum. Kalau ingin mengklarifikasi kenapa moge bisa melintas, langsung ke perkumpulan mogenya saja,” kata Daniel.

Rombongan moge yang konvoi melintasi Jembatan Sei Alalak yang belum dibuka untuk publik pada Selasa (21/9/2021) lalu mengundang keprihatinan publik.

Pengacara publik dari Borneo Law Firm, M Pazri mengatakan, adalah sangat melukai rasa keadilan jika masyarakat saja belum boleh melintas, ini para pengendara Moge bisa melewati jembatan yang belum diresmikan itu.

“Ditlantas Polda Kalsel harus panggil penanggung jawab jembatan. Siapa yang mengizinkan membuka dan siapa koordinator moge supaya harus diberi sanksi dan wajib ditilang semua pengendaranya, karena itu sangat jelas melanggar hukum dan contoh yang tidak baik bagi masyarakat Banua, harus ditindak tegas,” tegasnya. (kanalkalimantan.com/al)

Reporter : al
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->