Connect with us

kriminal banjarbaru

Tertangkap! Pelaku Perkelahian yang Menewaskan MH Depan Cafe di Trikora


Pelaku Sembunyi Lari ke Martapura, Sempat ke Aranio Lalu ke Banjarmasin, Akhirnya Dibekuk di Pelaihari


Diterbitkan

pada

Pelaku perkelahian yang tewaskan MH di depan Cafe Booze, Jalan Trikora, Banjarbaru Selatan. Foto: polresbjb

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tak lebih dari 1×24 jam, pelaku perkelahian yang menewaskan MH (33) di Jalan Trikora depan Cafee Booze, Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, akhirnya dibekuk polisi.

Sopir tanki MH (33) harus kehilangan nyawa setelah kehabisan darah setelah mendapat tiga luka tusukan dari Misar alias Isar (43), pada Selasa (29/3/2022) jelang subuh.

Tertangkapnya pelaku yang menewaskan MH (33), bermula dari keterangan saksi yang menyebut bahwa korban pada Selasa (29/3/2022) dinihari, sempat cekcok alias berselisih paham dengan Isar (43).

Kapolres Banjarbaru AKBP Nur Khamid melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru, AKP Tajudin Noor mengatakan, pengungkapan kasus ini dilakukan oleh tim gabungan dari Resmob Polres Banjarbaru di-backup Macan Kalsel, Resmob Polres Banjar, Polsek Banjarbaru Utara, Polsek Liang Anggang, Polsek Aranio, Polsek Banjarbaru Selatan dan Opsnal Polres Tala.



 

 

Baca juga: Lima Mobil Tabrakan Beruntun di Samarinda, Begini Kronologisnya

Tim bergerak setelah menerima laporan awal penemuan jasad MH (33) yang tewas diduga akibat perkelahian di depan Ruko Cafee Booze pada Selasa (29/3/2022) sekitar pukul 06.00 Wita.

“Dari hasil lidik tim mendapatkan petunjuk bahwa pelaku mengarah pada seseorang laki-laki M (43) alias Isar,” ujarnya.

“Setelah berkelahi, pelaku langsung meninggalkan korban dan melarikan diri,” sambungnya.

Dalam kasus ini tim gabungan berhasil mengamankan salah Isar yang diduga adalah pelaku perkelahian yang menewaskan MH.

Isar (43) diringkus pada Rabu (30/3/2022) dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita, di sebuah kos di Angsau, Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

“Dari keterangan saksi-saksi, MH (33) sempat berselisih paham dengan Isar (43),” kata Kasi Humas Polres Banjarbaru.

Baca juga: Diduga Depresi dan Gangguan Tidur, Ibu Rumah Tangga di Loktabat Utara Akhiri Hidup Secara Tragis

Setelah dilakukan penyelidikan mengenai keberadaan pelaku, polisi mengejar ke wilayah Kota Martapura. Namun, saat itu pelaku sudah tidak lagi berada di rumah keluarga yang sempat disinggahinya.

Tak ingin buruan lepas, polisi kembali menghimpun keterangan dari para saksi, dan diketahui pelaku terakhir terlihat bersama seorang temannya di Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Sempat lari ke wilayah Aranio, belakangan dari keterangan saksi lainnya diketahui sudah dijemput keluarganya dan dibawa ke Kampung Jawa menuju Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura Kota, Kabupaten Banjar.

“Pelaku juga sempat melarikan diri ke Banjarmasin Selatan,” sambungnya.

Di Banjarmasin, tim berhasil mendapati adiknya inisial Am -seorang perempuan- dan meminta keterangan dari Am. Dari keterangan Am, tim gabungan berhasil mengetahui posisi terakhir pelaku berada di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, di tempat sepupunya.

“Di Pelahari tim gabungan mengarah ke daerah Sarang Halang, Kabupaten Tanah Laut. Lalu dari keluarga pelaku diketahui bahwa pelaku berada di sebuah kos-kosan daerah Angsau,” jelasnya.

Di tempat persembunyian pelaku itulah, petugas berhasil meringkus Isar (43) di sebuah kos. Kemudian pelaku dibawa tim gabungan bersama barang bukti ke Mapolres Banjarbaru untuk proses lebih lanjut.

Karena perbuatannya, pelaku terjerat pasal 338 KUHP.(kanalkalimantan.com/ibnu)

Reporter : ibnu
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

<<

Paling Banyak Dibaca

-->