Connect with us

Kabupaten Banjar

Terpapar Dampak Karhutla, 1.543 Warga Banjar Menderita ISPA

Diterbitkan

pada

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah. Foto : rendy

MARTAPURA, Hingga akhir Agustus 2019, sudah sebanyak 1.543 orang di Kabupaten Banjar menderita penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa) di tengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

Begitu kondisi yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah kepada Kanalkalimantan.com. Adapun penderita ISPA ini masih tergolong merata dan diderita dari orang dewasa dan anak anak. Kasus tertinggi berada di Kecamatan Sungai Tabuk.

“Penderita ISPA terbanyak di wilayah Kecamatan Sungai Tabuk yakni 263 orang dan terendah di Kecamatan Aluh-aluh yakni 74 orang,” katanya.

Dikatakannya, secara umum saputan asap saat ini belum memunculkan dampak signifikan terhadap kesehatan masyarakat di Banjar. Bahkan pada periode Agustus terjadi penurunan jumlah penderita.

Sementara adapun upaya yang dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan sendiri adalah menyiapkan ribuan masker yang dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Banjar melalui Puskesmas-Puskesmas terdekat.

“Kendati masker sudah kita stock untuk dibagikan di setiap Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Banjar, namun ketersedian masker kita masih banyak. Yaitu puluhan ribu masker,” akunya.

Ikhwansyah mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Banjar apabila dalam keadaan kabut asap untuk menggunakan masker, hingga melakukan saputangan yang sudah dibasahkan sebelumnya.

Diketahui hingga 11 September 2019 untuk wilayah Kabupaten Banjar sendiri, menduduki posisi pertama dengan jumlah karhutlanya yang terluas, yakni mencapai 581.28 hektar, dengan jumlah mencapai 100 kali kejadian. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->