Connect with us

Kabupaten Banjar

Tak Semua Puskesmas di Kabupaten Banjar Miliki Tenaga Apoteker

Diterbitkan

pada

Puskesmas di Kabupaten Banjar masih kekurangan apoteker Foto : net

MARTAPURA, Pemkab Banjar masih kekurangan tenaga kesehatan di bidang peracik obat atau apoteker. Tercatat dari 24 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di Kabupaten Banjar, hanya ada 14 yang memiliki tenaga apoteker.

Kebutuhan Apoteker pada fasilitas pelayanan kesehatan di Puskesmas merupakan keharusan. Hal ini  sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 74 Tahun 2016, tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas.

“Kita dituntut untuk puskesmas yang akreditasi, nyatanya kita masih kekurangan 10 tenaga Apoteker lagi untuk mengisi kekosongan  10 puskesmas yang ada di Kabupaten Banjar ini, harapan kita ke depan setiap Puskesmas paling tidak ada 1 orang apoteker,” kata Kepala Dinas Kesehatan Banjar Ikhwansyah.

Dijelaskan Ikhwansyah, minimnya tenaga apoteker ini membuat Puskesmas yang tidak memiliki tenaga apoteker hanya mengandalkan tenaga teknis kefarmasian atau asisten apoteker untuk meracik obat-obatan.

“Yang tidak ada apotekernya seperti daerah Kecamatan Peramasan, Kecamatan Sungai Pinang dan daerah yang cukup jauh lainnya,  harus menjadi perhatian kita bersama, ini sudah menjadi kebijakan Bupati. Pada APBD Perubahan para Apoteker ini gajinya akan ditingkatkan berikut dengan tunjangannya,” bebernya.

Ikhwansyah mengatakan, secara bertahap, untuk melengkapi tenaga peracik obat yang ahli di semua Puskesmas. Hal tersebut ditegaskan disela acara pelantikan Pengurus Cabang Apoteker Indinesia Kabupaten Banjar dilantik. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->