Connect with us

Dispersip Kalsel

Studi ke Perpus Palnam, Dispus Arsip Sulsel Belajar Tingkatkan Indeks Literasi Masyarakat

Diterbitkan

pada

Kunjungan oleh Koordinator Pustakawan Sulsel, Syamsul Arif bersama PIC Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Sulsel, Nazaaruddin di Perpus Palnam. Foto: wanda

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapatkan kunjungan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispus Arsip) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (29/6/2022).

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka belajar bagaimana Kalsel menggunakan trik dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM).

Kedatangan rombongan dari Dispus Arsip Sulsel diterima Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin dan Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan Dispersip Kalsel, Wildan Akhyar didampingi para kasi beserta pustakawan Dispersip Kalsel lainnya.

Mewakili Kepala Dispus Arsip Sulsel, Koordinator Pustakawan Sulsel, Syamsul Arif bersama PIC Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Sulsel, Nazaaruddin dikenalkan lebih dalam tentang Perpustakaan Palnam.



 

Baca juga : Sasar Pasar Fleet, Mitsubishi Fuso Buka Dealer Baru di Banjarmasin

“Mereka ingin melihat dan belajar tentang bagaimana tranformasi Dispersip Kalsel sendiri dan juga hasilnya sudah kami sampaikan di ruang rapat tentang bagaimana visi misi hingga peningkatan pelayanan kepada masyarakat Banua,” ujar Endang Camsudin, Sekretaris Dispersip Kalsel saat mendampingi kunjungan.

Pada kunjungan Dispus Arsip Sulsel banyak sekali yang hal yang dibahas, mengingat banyak kesamaan antara Dispersip Kalsel dan juga Dispus Arsip Sulsel yang sama-sama memiliki tujuan meningkatkan IPLM melebihi target di tahun 2022.

“Di antaranya yang kami dapatkan hingga hari ini ialah bahwa ternyata trik-trik yang harus dilakukan dalam meningkatkan literasi dalam masyarakat itu ternyata begitu banyak,” ungkap Pustakawan yang disapa Arif tersebut.

Sehingga penting bagi kami, lanjut Arif, untuk mempelajari langkah akrobatik agar terus dan terus meningkatkan kualitas dalam memberikan pelayan kebutuhan membaca kepada masyarakat Sulsel.

Baca juga : Hadapi Karhutla, Sekda Barsel Cek Personel dan Peralatan

“Karena kita tahu Kalsel juga mendapatkan posisi tertinggi yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional RI atas IPLM, sehingga Sulsel juga ingin ikut di belakangnya,” ujarnya.

Sementara untuk objek kunjungan ke Dispersip Kalsel, karena selain ingin membangun relasi juga mau belajar berbagai keunggulan yang bisa dijadikan referensi dan peningkatan diri bagi kemajuan sumber daya manusia dan kualitas pelayanan dari Dispus Arsip Sulsel.

“Dan tadi Pak Sekdis sudah menceritakan secara detail mengenai pelayanan-pelayanan yang telah dilakukan dengan betul-betul menjalankan transformasi sebuah perpustakaan,” ungkapnya.

Dalam Studi Tiru itu juga mereka diajak meninjau di tempat pelayanan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, mulai dari ruang baca yang bersih dan nyaman dengan banyak buku-buku yang tersusun rapi hingga ke taman baca.

Baca juga  : Ziarah Jajaran Polres HSU ke TMP Tabur

Bahkan tak lupa, mereka pun diperkenankan berfoto untuk membuat kartu dan menjadi anggota Perpus Palnam. Terlihat antusias mereka menikmati dan berdiskusi tentang fasilitas yang ada, karena suasananya nyaman.

Diakhir kunjungan juga dilakukan penyerahan kartu tanda anggota Perpus Palnam, yang diharapan dengan bergabungnya Pustakawan dari luar provinsi maka sinergitas positif di antara kedua pihak selalu akan terbangun.

“Inilah gambaran bahwa tidak rugi dan tidak salah Perpustakaan Nasional memberikan IPLM tertinggi se-Indonesia. Terima kasih banyak, salam kami dari Sulawesi Selatan,” tutup Arif. (Kanalkalimantan.com/wanda)

Reporter : wanda
Editor : cell


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->