Kabupaten Tanah Bumbu
Rumah Restorative Justice Pertama di Tanbu Diresmikan, Ini Kata Kajati Kalsel
KANALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Selatan (Kalsel) DR Mukri SH MH mengunjungi Balai Wantilan di Desa Wanasari, Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (14/6/2022).
Pertunjukan kesenian tradisional khas Bali seperti Baleganjur serta Tarian Panyembrama yang merupakan budaya masyarakat setempat memyambut kedatangan Kajati beserta rombongan di Desa Wanasari.
Kedatangan Kajati Kalsel untuk meresmikan Rumah Restorative Justice pertama di Kabupaten Tanbu dengan didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Tanbu I Wayan Wiradarma, Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar, serta unsur Forkopimda lainnya.
Kajati Kalsel DR Mukri menyampaikan bahwa Rumah Restorative Justice merupakan program yang diinisasi oleh Jaksa Agung, kemudian ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia dan dilaksanakan di tingkat desa untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat.
Baca juga: Tahapan Pemilu Dimulai, Bawaslu Balangan Siaga Pengawasan Pemilu Serentak 2024

Kajati Kalsel untuk meresmikan Rumah Restorative Justice pertama di Kabupaten Tanbu. Foto: ftr
Ia berharap dengan adanya Restorative Justice permasalahan yang ada di desa bisa ditangani perkaranya dengan cepat dan efektif, tanpa melalui meja hijau atau ranah pengadilan.
“Apabila itu menyangkut permasalahan yang bersifat ringan, bisa langsung dibawa ke Rumah Restorative Justice untuk diselesaikan dan dituntaskan, dengan dimediasi kedua belah pihak oleh Jaksa dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibamas, serta tokoh masyarakat,” jelasnya.
Kajati Kalsel berharap agar Rumah Restorative Justice yang telah didirikan betul-betul dimanfaatkan keberadaannya dan tidak hanya sebatas sebagai acara ceremonial.
Ia menegaskan kepada aparat yang berada dibawahnya untuk bertindak secara transparan, objektif dan akuntabel dalam menangani permasalahan masyarakat, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
“Saya tidak dapat mentolerir apabila ada aparat saya ada yang bermain memanfaatlah kemuliaan program ini saya akan tindak tegas, saya ingatkan jangan dikotori, jangan dinodai,” tegasnya.

Baca juga: Bangunan Kumuh Liar Bakal Ditertibkan, Wawali Wartono Sentil Kondisi Pasar di Banjarbaru
Sementara itu, Kajari Tanbu, I Wayan Wiradarma berharap kegiatan peresmian Rumah Restorative Justice di Desa Wanasari menjadi titik permulaan berdirinya Rumah Restorative Justice di Kabupaten Tanah Bumbu, sehingga kedepannya akan semakin banyak Rumah Restorative Justice di desa-desa lain di Bumi Bersujud.
“Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu dalam pelaksanaan Rumah Restorative Justice akan terus bersinergi dan berkoordinasi dengan seluruh elemen, baik pemerintah daerah, aparat penegak hukum lainnya, dan masyarakat,” pungkas Kajari.
Bupati Tanbu HM Zairullah turut menyambut baik kehadiran Rumah Restorative Justice di Bumi Bersujud.
“Alhamdulillah kita sangat bersyukur, kita mengucapkan terima kasih karena ini semakin membuat Tanah Bumbu semakin tentram dan damai,” kata Zairullah. (Kanalkalimantan.com/ftr)
Reporter : ftr
Editor : kk
-
Kabupaten Kapuas1 hari yang laluPemkab Kapuas Rapat Pembangunan Sekolah Rakyat di Kementerian PU
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluKapolda Kalsel dan Bupati Banjar Resmikan Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Tuan Ilir
-
Kalimantan Tengah2 hari yang laluTiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter di Tanjung Puting
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluCek Kelayakan SPPG, Pemkab Kapuas Periksa 13 Dapur MBG
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluBPBD Balangan Perpanjang Status Siaga Karhutla
-
Bisnis1 hari yang laluCerahkan Petani Kalsel, Harga Karet Kering 100 Persen Tembus Rp44.467/Kg



