Connect with us

HEADLINE

Puluhan Remaja Terjaring Satpol PP Banjarmasin Nginap di Hotel  

Diterbitkan

pada

Para remaja yang dibawa ke Balai Kota Banjarmasin kedapatan menginap di sejumlah hotel kelas melati, Jumat (9/4/2021). Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sejumlah remaja kedapatan nginap bareng pasangan di hotel tak jauh dari Balai Kota Banjarmasin.

Mereka digerebek oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarmasin saat operasi Penyakit Masyarakat (Pekat), Jum’at (9/4/2021) dini hari.

Petugas menggelar razia dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kota Banjarmasin Ahmad Muzayyin itu menjaring muda mudi yang tak bisa menujukan identitas diri.

Operasi Pekat dilakukan mengitari kawasan Pasar Ujung Murung dan Pasar Lima, dan sejumlah hotel di Jalan Kertak Baru. Petugas menyasar sejumlah hotel kelas melati yang dilaporkan sebagai tempat muda mudi ‘dimabuk asmara’.



 

Ironis, puluhan muda mudi berhasil diamankan oleh petugas. Mereka yang terjaring ternyata remaja yang masih di bawah umur.

Sebut saja R, terjaring petugas saat tengah berada di sebuah kamar hotel Jalan Kertak Baru. R terjaring bersama KS. Kedua remaja tersebut masih berusia 15 tahun, salah satunya mengaku pelajar di salah satu sekolah di Kota Banjarmasin.

Tak cuman berdua. R dan KS, seorang remaja laki-laki satu kamar dengan mereka, P yang masih berusia 16 tahun

“Orangtua tidak tahu karena bilangnya nginap ke tempat sepupu,” ucap P saat berada di lobi Balai Kota Banjarmasin.

Plt Kasatpol PPP Kota Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengatakan bahwa pihaknya menindak lanjuti banyaknya laporan masyarakat terkait gangguan ketentraman dan keteriban umum (Trantibum), serta perlindungan masyarakat (Linmas)

“Jadi kita melakukan penertiban terkait gangguan Trantibum Linmas, baik di jalan, taman dan beberapa hotel yang laporannya masuk ke kita,” ujarnya.

“Mendekati bulan Ramadhan, jadi dalam rangka mendukung kondusifitas tersebut kami melaksanakan operasi Pekat,” lanjutnya.

Ia mengatakan, mereka yang terjaring ini, nantinya akan diberikan pembinaan lebih lanjut, khususnya anak-anak di bawah umur.

Sedangkan bagi hotel yang menerima tamu anak di bawah umur, Muzaiyin mengatakan, pihaknya akan melakukan teguran kepada pengelola hotel tersebut.

“Kita mengingatkan dan melakukan teguran kepada pihak hotel tersebut,” terangnya. (kanalkalimantan.com/tius)

Reporter : tius
Editor : kk


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->