HEADLINE
Peternak Babi Diminta Angkat Kaki, Mama Yeol Minta Pemko Berikan Solusi
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru kembali menyurati pemilik 10 bangunan peternakan kandang babi di Jalan Danau Seran, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Senin (25/3/2024) pagi.
Pada H-3 ekskusi pembongkaran kandang ini, beberapa pemilik kandang babi ternyata didapati masih belum terlihat mengosongkan isi kandang ternak mereka.
Oleh sebab itu personel Satpol PP kembali menyampaikan surat pemberitahuan agar pemilik dapat mengosongkan kandang babi tersebut.
Baca juga: Asik Ngamar di Hotel Melati, 13 Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk Polisi

Kepala Satpol PP Kota Banjarbaru, Hidayaturahman menyampaikan keinginan pihaknya agar pada saat ekskusi pembongkaran kandang, tidak ditemui lagi ternak yang berada di dalam kandang.
“Hari ini kami sudah menyampaikan surat pemberitahuan kepada para peternak bahwa kita akan melakukan kegiatan eksekusi pada 28 Maret 2024 mendatang,” ucap Dayat, Senin (25/3/2024) siang.
“Tujuannya untuk memberitahu lebih dulu agar mereka mengosongkan kandang, sehingga pada saat pelaksanaan kita harapkan sudah tidak ada lagi ternak di kandang,” sambung dia.
Karena masih ada ditemui sebagian ternak yang berada di kandang, sesuai keputusan di rapat terakhir pembongkaran, pihaknya meminta DKP3 untuk menyampaikan imbauan terkait pengosongan kandang.
Baca juga: Ini Tips Berpuasa Sehat dan Tetap Semangat dari Kadinkes Banjarbaru
“Menurut laporan tadi masih ada sebagian ternak di kandang, untuk itu kita juga berkordinasi dengan DKP3 untuk akan menyampaikan imbauan,” ungkapnya.
Secara terpisah, Mama Yeol salah satu pemilik kandang mengakui belum memikirkan bagaimana nasib hewan ternak miliknya tersebut.
“Kita lihat nanti gimana,” tutur Mama Yeol.
Mama Yeol mengakui bahwa ternak itu miliknya pribadi, namun bangunan beserta tanah yang dipakai berternak adalah menyewa.
Baca juga: Polda Kalsel Buka Rekrutmen Anggota Polri 2024
Dirinya yang baru mulai berternak babi pada bulan November 2023, meminta solusi kepada pemerintah agar ternaknya diberikan tempat.
“Kecuali disediakan tempat gak papa, ini main bongkar aja tapi tidak ada solusi berarti bukan mengayomi masyarakat,” tandasnya.
Sementara menanggapi hal tersebut Kasatpol PP Kota Banjarbaru dengan tegas mengatakan tidak ada solusi bagi pemilik kandang yang sudah menyalahi banyak aturan tersebut.
“Kandang tetap akan kita robohkan, untuk pemilik yang sudah mengosongkan kandang kita sangat berterima kasih dalam artian mereka memudahkan pelaksanaan kegiatan,” tuntas Dayat. (Kanalkalimantan.com/wanda)
Reporter: wanda
Editor: bie
-
HEADLINE3 hari yang laluART Bupati Fadia Arafiq Disulap Jadi Dirut, Tugasnya Ambil Duit
-
Kabupaten Kapuas2 hari yang laluMerajut Silaturahmi DPC PDIP Kapuas Buka Puasa Bersama
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluBupati Wiyatno Safari Ramadan di Desa Batanjung
-
Kabupaten Kapuas3 hari yang laluPolres Kapuas Siapkan Pengamanan Lebaran
-
kampus2 hari yang laluMaju Calon Ketua PMII Banjarmasin, Ini Visi Misi Bawaihi
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluWali Kota Banjarbaru Bagikan Santunan bagi Anak Yatim

