Connect with us

Kabupaten Barito Selatan

Pertamina Luncurkan Pertamax Turbo dan Trade-In LPG di Barsel

Diterbitkan

pada

Launching Pertamax turbo di Barsel dan sekaligus pengisian pertama kali langsung oleh Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri. Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Masyarakat Kabupaten Barito Selatan (Barsel) kini dapat menikmati produk unggulan dan terbaik di kelas BBM berjenis Gasoline yaitu Pertamax Turbo dengan RON 98.

Acara peluncuran perdana dihadiri Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri, Ketua DPRD, dan perwakilan dari Pertamina. Penyaluran perdana Pertamax Turbo berlangsung di SPBU 64.738.04 berlokasi di Jalan Pahlawan Kota Buntok, Senin (22/2/2021).

Perjalanan sejauh 413 Km dari titik suplai Fuel Terminal Sampit dilalui oleh Mobil Tangki menuju Barsel dilakukan demi menyalurkan produk BBM berkualitas ini.

Produk Pertamax Turbo secara regular disuplai melalui Integrated Terminal Banjarmasin, namun kondisi pasca banjir menyebabkan suplai alternatif dialihkan melalui Kota Sampit.



Sales Branch Manager Rayon III Kalselteng Muhammad Tsaqif Fauzan Suwardi menjelaskan, sebelumnya lokasi paling dekat untuk mendapatkan Pertamax Turbo yaitu di Kota Palangkaraya. Namun saat ini masyarakat sudah dapat membeli produk tersebut melalui SPBU di jalan Pahlawan – Buntok.

“Alhamdulillah hari ini kami dapat pasarkan produk Pertamax Turbo untuk pertama kalinya di Barsel. Hal ini juga dilatarbelakangi meningkatnya minat masyarakat akan produk bahan bakar khusus. Selain itu, hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah melindungi bumi dengan memasarkan produk lebih ramah lingkungan,” kata Tsaqif kepada Kanalkalimantan.com.

Di tempat sama, Bupati Eddy Raya mengapresiasi Pertamina yang menyalurkan energi berkualitas tinggi secara merata ke daerah di wilayah Kalteng dan DAS Barito. Ia mengimbau masyarakat agar dapat memilih dan menggunakan produk BBM dengan bijak.

“Masyarakat sekarang sudah cukup cerdas dalam memilih bahan bakar, mana yang harusnya baik untuk kendaraannya dan lingkungan,” ujar Eddy Raya.

Pada saat yang sama, Pertamina juga melakukan program promo trade-in (tukar tambah) tabung LPG 3 Kg bersubsidi ke LPG Bright Gas 5,5Kg yang dilaksanakan di dua titik. Yaitu di area Eks Dekranasda, Taman Rusa dan Pasar Plaza Beringin Buntok. Pelaksanaan tukar tambah ini berlangsung hingga 22 Maret dengan kuota terbatas sebanyak 100 tabung.

Program ini bekerja sama dengan Disperindag setempat dan ditujukan khususnya kepada Aparatur Sipil Negara dan masyarakat kalangan menengah yang masih menggunakan LPG 3 Kg bersubsidi di rumah untuk ditukarkan dengan LPG Bright Gas 5,5Kg.

“Agar peruntukan LPG 3 Kg bersubsidi lebih tepat sasaran, Pertamina bekerja sama dengan Pemda setempat melakukan program tukar guling ini, di mana masyarakat dapat membawa 1 sampai 3 tabung LPG 3kg dan ditukarkan dengan LPG Bright Gas 5.5 Kg dan 12 Kg plus isi dengan harga yang sangat terjangkau,” ungkap Tsaqif.

Pada kesempatan berbeda, Unit Manager Comm.Rel & CSR Kalimantan Susanto August Satria mengungkapkan, Pertamina terus berupaya meningkatkan pelayanan dan produknya untuk masyarakat.

“Semoga adanya program trade-in ini, masyarakat yang tidak berhak dapat sadar bahwa produk subsidi hanya untuk masyarakat miskin.

Pertamina memiliki varian Bright Gas dan tentunya harga dan kualitas produk terjamin. Begitu pula dengan pemilihan produk BBM, semakin bagus produk yang kita berikan ke kendaraan, semakin awet kendaraan dan umurnya juga semakin panjang.” tandas Satria.(kanalkalimantan.com/digdo)

 

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Komentar

Kabupaten Barito Selatan

Kurangi Aktivitas di Luar untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Wakil Ketua II DPRD Barsel Hj Enung Erawati. Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Hj Enung Irawati, mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas keluar rumah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Kita mengimbau kepada masyarakat, agar mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalau tidak penting diupayakan supaya jangan keluar rumah,” ucapnya, Senin (22/2/2021).

Hal ini penting dilakukan, karena menjaga diri dengan cara isolasi secara mandiri di rumah merupakan cara yang paling aman menghindari penyebaran Covid-19.

Ia juga meminta, kepada masyarakat untuk mengikuti arahan pemerintah dan maklumat Kapolri, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19.



“Kita juga masih mengimbau kepada masyarakat, untuk menunda perjalanan baik keluar daerah hingga keluar negeri atau perjalanan menuju tempat lainnya,” pinta Enung.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Barsel itu juga mengapresiasi, langkah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satgas Covid-19 yang bergerak cepat dan tepat dalam melaksanakan penyemprotan disinfektan ke sejumlah rumah ibadah, rumah makan, dan fasilitas umum lainnya.

Selain itu, dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat di wilayah Barsel ini, supaya dapat berperilaku hidup bersih dan sehat.
Masyarakat juga diminta, untuk menjaga pola makan yang seimbang, dan beristirahat yang cukup serta berolahraga secara teratur, dan mengonsumsi vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

“Dengan pola hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan daya tahan tubuh, maka kita akan terhindar dari penyakit,” pungkasnya.(kanalkalimantan.com/digdo)

 

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Barito Selatan

Bupati Barsel Eddy Raya Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Bupati Barito Selatan, H Eddy Raya Samsuri, kembali menerimanya vaksinasi virus korona setelah 14 hari vaksinasi pertama dan memperlihatkan sertifikat yang menyatakan telah divaksin. Foto: digdo
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BUNTOK– Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri bersama jajaran Forkopimda, menerima penyuntikan vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Vaksinasi tersebut dilakukan setelah 14 hari penyuntikan tahap pertama pada 2 Februari lalu.

Eddy Raya mengatakan, vaksin yang diberikan ini aman karena sudah melewati serangkaian pengujian. Ia mengatakan, usai diberikan vaksin pertama, tidak merasakan gejala apa pun sehingga terus berlanjut menjalani vaksinasi hingga dosis kedua saat ini.

“Paling yang terasa cuma pegal atau nyeri, ya itu hal wajar dan sama saja rasanya seperti disuntik pada umumnya,” kata Eddy Raya kepada Kanalkalimantan.com, usai divaksin di Puskesmas Buntok Kota, Selasa (16/2/2020).

Orang nomor satu di Barsel itu memastikan, vaksin virus korona tersebut aman dan halal untuk digunakan. Sehingga diharapkan masyarakat di Kabupaten Barsel untuk tidak khawatir dengan keamanannya.



“Jangan takut, ini aman. Buktinya kami yang sudah vaksin pertama dan lanjut vaksinasi kedua ini masih tetap bugar,” ucap Eddy Raya dengan pasti.

Usai diberikan vaksinasi virus korona dosis kedua, Eddy Raya beserta Wakilnya, Satya Titiek Atyani Djoedir, juga diberikan sertifikat yang menyatakan mereka telah divaksin.

Tak hanya tokoh publik, proses vaksinasi kedua ini juga dilanjut kepada tenaga kesehatan, kemudian setelah itu vaksinasi akan dilanjutkan kepada pelayan publik.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Barsel, drg Daryomo Sukiastono menuturkan, proses vaksinasi ini memang ada tahap pertama dan tahap kedua.

Dijelaskannya, Kepala Daerah dan tenaga kesehatan telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama, dan pelaksanaan tahap kedua pun sebelumnya telah diinformasikan oleh Kementerian Kesehatan terkait nomor vaksin dan tanggal pelaksanaan.

“Vaksinasi untuk masyarakat umum ditargetkan mulai bulan Maret atau April, yang jelas kita rampungkan dulu vaksinasi tahap kedua ini,” ucap Daryomo singkat.(kanalkalimantan.com/digdo)

 

Reporter : Digdo
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->