Connect with us

Bisnis

Menpar RI : Wisata Halal Berpotensi Dikembangkan di Martapura

Diterbitkan

pada

Acara Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) 2018 di Hotel Novotel Tangerang, Banten. Foto : kominfo banjar

MARTAPURA, Kota Martapura dikenal banyak melahirkan ulama besar serta dikenal wilayah religi di Kalsel sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi wisata halal.

Begitu dikatakan Menteri Pariwisata RI (Menpar) Arif Yahya, menjawab pertanyaan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar HM Farid Soufian, pada acara Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) 2018 di Hotel Novotel Tangerang, Banten.

Menurut Menpar Arif, di Kementerian Pariwisata ada Tim Halal, yang bisa membantu untuk mengembangkan wisata halal tersebut. “Pada Kementerian Pariwisata ada Tim Halal, yang bisa membantu mengembangkan wisata halal, silakan saja dimanfaatkan,” ucapnya.

Di tengah acara SAIK 2018 yang diikuti perwakilan Dinas Komunikasi provinsi, kabupaten/kota di Indonesia, serta humas daerah, BUMN dan kementerian, Farid Soufian menginformasikan kepada Menpar, bahwa di Kabupaten Banjar pada Minggu (2/12/2018) baru saja menggelar Festival Pasar Terapung Lok Baintan.

“Lok Baintan sebagai tempat wisata yang masih natural sangat berpotensi untuk dikembangkan. Namun kami perlu masukan dari pak Menteri kiat mengembangkannya, di daerah kami, masyarakatnya sangat religi apakah bisa dikembangkan wisata syariah,” tanya Farid.

Terkait itu Menpar menjawab, tentang tipe mengembangkan wisata di daerah yang mesti mencakup 3A yakni, atraksi, akses ke lokasi serta amenitas. “Jika sudah ada atraksi dan akses, maka dengan sendirinya amenitas akan mudah,” ujarnya. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!