Jalan Longsor di Dalam Pagar ‘Disulam’ Galam sebagai Penahan - Kanal Kalimantan
Connect with us

HEADLINE

Jalan Longsor di Dalam Pagar ‘Disulam’ Galam sebagai Penahan

Diterbitkan

pada

Jalan longsor di Dalam Pagar RT 1 Kecamatan Martapura Timur Foto: rendy

MARTAPURA, Paska longsornya jalan di Desa Dalam Pagar RT 1 Kecamatan Martapura Timur, Martapura, Kabupaten Banjar pada Kamis (20/9) lalu, kini sudah mulai nampak mendapat penanganan darurat.  Sepanjang longsoran yang sudah mendekati rumah warga tersebut sudah dipasangi galam sepanjang empat meter dengan maksud sebagai penahan longsor.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel, yang baru menjabat selama beberapa hari M Yasin Toyib mengatakan, di antara sisinya yang kosong rencananya akan diisi karung pasir. Tujuannya untuk mencegah sementara kontak tanah dengan air sungai. Mengingat dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat dua lokasi kerusakan. Yakni pada ruas pertama longsorang jalan slab beton yang rusak parah dan yang kedua yakni pada ruas dua yang mengalami kegagalan dinding penahan tanah dari pasangan batu.

“Beberapa tindakan darurat sudah kita dilakukan, terutama pada ruas satu yang mengalami kelongsorang parah. Pada bagian atas longsoran dengan jarak yang sangat dekat terdapat perumahan penduduk,” katanya, Kamis (4/10).

Ditambahkannya, penanganan darurat  tersebut diutamakan untuk menyelamatkan bangunan rumah penduduk yang dikhawatirkan ikut terkena longsor. Pasalnya posisi tanah yang mengalami longsoran telah semakin mendekati teras bangunan rumah penduduk.

Sementara penanganan yang memungkinkan dalam waktu relatif cepat adalah melakukan pemancangan barisan cerucuk galam sebagai dinding penahan tanah untuk sementara waktu, selama menunggu tahapan desain untuk penanganan menyeluruh. Adapun untuk ruas dua yang mengalami kegagalan dinding penahan tanah dari pasangan batu, area jalan yang mengalami kelongsoran yang parah untuk sementara tidak diperkenankan digunakan oleh para pengguna jalan melintas. Dikarena area tersebut masih berpotensi untuk mengalami pergerakan tanah.

“Harapan kami secepatnya penanganan sementara ini dikerjakan oleh kontraktor, karena ada kekhawatiran longsoran dekat dengan rumah penduduk,” harapnya.

Longsor yang terjdi di Jalan Desa Dalampagar RT 1 Martapura Timur sejak kejadian pertama pada Kamis (20/9) lalu, kian hari makin bertambah dengan panjang jalan yang longsor menjadi sekitar 160 meteran. Sedikitnya ada 10 rumah warga yang terkena dampak, rusak cukup berat ada tiga rumah

Disisi lain Lokasi jalan yang longsor makin mengancam situs sejarah, Datu Kelampayan, Syekh Muhammad Arsyad Albanjari. Longsor berjarak sekitar seratus meteran saja lagi dengan kediaman Datu Kelampayan dan musalla Hidayah yang digunakan Datu Kelampayan mengajar.

Adapun proyek peningkatan jalan jadi beton Desa Dalam Pagar yang dikerjakan oleh CV Gunung Willis itu sudah dikerjakan 2017 dengan menggunakan dana APBD Perubahan, nilai kontrak Rp 1,5 miliar. Selesai akhir 2017 dan pekerjaan ini membeton lantai jalan dengan masa pemeliharaan satu tahun, panjang proyek jalan sekitar 400 meter dan jalan yang longsor sekitar 80 meter. (rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Chell

Bagikan berita ini!
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan