Connect with us

Kabupaten Banjar

Hingga Pertengahan Agustus 2019, 138 Hektare Lahan Terbakar di Banjar

Diterbitkan

pada

Kepala BPBD Banjar Irwan Kumar Foto : rendy

MARTAPURA, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat hingga pertengahan Agustus 2019, sudah ada 138 hektare lahan terbakar akibat Karhutla. Kecamatan Martapura adalah wilayah paling banyak terdampak.

Hal ini disampaikan Kepala BPBD Banjar Irwan Kumar, Rabu (21/8). Ia mengatakan, kasus Karhutla masih terjadi setiap hari di wilayahnya. Walau tidak menyebutkan secara pasti berapa rincian Karhutla yang terjadi di 12 kecamatan, diyakini Kecamatan Martapura Kota adalah wilayah yang paling sering terjadi.

“Sekarang sudah seluas 138 hektare lahan yang terbakar akibat Karhutla di Kabupaten Banjar. Selain Kecamatan Martapura, Kecamatan Cinta puri hingga Kecamatan Sungai Tabuk dan Martapura Barat juga menyumbang luasnya Karhutla,” jelasnya.

Ditambahkan Irwan, adapun Karhutla yang tejadi pada tahun ini tergolong mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai hingga 282,25 hektare. Sementara dapun tingkat karhutla Kabupaten Banjar sendiri masih berada di posisi nomor tiga di kalsel yang urutan karhutlanya terbanyak setelah Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru.

Sementara puncak dan meluasnya Karhutla di Kabupaten Banjar sendiri diprediksi masih akan terjadi, hingga bulan September 2019 nanti, mengingat intensitas turunnya hujan akan mulai terjadi pada awal oktober 2019.

“Alhamdulillah karhutla tahun ini sementara masih mengalami penurunan jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya, ini berkat tim kita yang sering melaksanakan sosialisasi sehingga angka karhutla di Kabupaten Banjar dapat ditekan,” pungkasnya.(rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->