Connect with us

Kota Banjarmasin

Dewan Kesenian Usulkan Gusti Jamhar jadi Nama Jalan atau Gedung Kesenian

Diterbitkan

pada

Alm Gusti Jamhar meninggal dunia di usia 79, Minggu (28/2/2021). Kalsel kehilangan sosok maestro kesenian tradisional balamut. Foto: indoborneonatural
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan (Kalsel) berduka atas meninggalnya sosok maestro seni tradisional balamut, Gusti Jamhar Akbar. Beliau meninggal dunia di usia 79 tahun, pada pukul 05.30 Wita di Banjarmasin, Minggu (28/2/21).

Sebagai bentuk penghargaan atas jasa Gusti Jamhar di bidang kesenian, Dewan Kesenian Kota Banjarmasin mengusulkan agar nama maestro kesenian tradisional tersebut dijadikan sebagai nama salah satu ruas jalan atau gedung kesenian di Banjarmasin.

Hal tersebut di sampaikan Ketua Dewan Kesenian kota Banjarmasin, Hajeriansyah, kepada Kanalkalimantan.com, Minggu (28/2/2021).

“Kita coba usulkan ke pihak terkait, mudah-mudahan bisa dijadikan nama jalan atau nama gedung kesenian untuk menghormati dedikasi dan upaya beliau terhadap pelestarian kesenian Lamut,” kata Hajeriansyah.



Hajeriansyah mengatakan, sebelumnya alm Gusti Jamhar Akbar telah mendapat gelar maestro dari Presiden RI. Bahkan beliau juga mendapat penghargaan khusus dari Kesultanan Banjar sebagai sosok kebanggaan daerah, dan kiprahnya pun juga diakui hingga ke kancah nasional.

“Beliau sudah membawa kebanggaan bagi Kalimantan Selatan, sangat layak untuk diapresiasi dengan mengambil nama beliau untuk dijadikan nama jalan atau gedung kesenian,” tambahnya.

Hajeriansyah sangat menyayangkan proses pewarisan pelamutan tidak berjalan baik sepeninggal Almarhum Gusti Jamhar Akbar.

Meskipun sebenarnya, anak beliau sudah memahami tentang sebuah tradisi berkisah yang berisi cerita tentang pesan itu.

“Beliau salah satu pelamutan terbaik. Tapi sayang pewarisannya tidak berjalan dengan baik. Walaupun anak beliau paham, namun belum naik panggung,” terangnya.

Atas hal itu, Hajeriansyah berharap, ada orang yang bisa mewarisi keahlian Sang Maestro. Mengingat semasa hidupnya almarhum Gusti Jamhar memiliki beberapa orang murid dan melakukan pelatihan kesenian lamut.

“Mungkin tidak sebaik beliau, kita harap adalah satu atau dua orang yang berani naik panggung. Saya akan mengupayakan hal itu, agar ada regenerasi. Paling tidak yang pernah berhubungan langsung dengan beliau,” harapnya. (Kanalkalimantan.com/putra)

 

Reporter : Putra
Editor : Cell

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->