Kota Banjarbaru
Tantangan UMKM, Menteri Maman: Kemampuan Menjual Produk, Bersaing di Pasar
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menyoroti tantangan yang masih dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing. Hal itu disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru di lapangan dr Murdjani, Senin (20/4/2026) siang.
Menteri UMKM Maman mengungkapkan, secara nasional pembiayaan untuk sektor UMKM telah mencapai sekitar Rp1.800 triliun, termasuk alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR). Namun, besarnya akses pembiayaan tersebut belum sepenuhnya mampu mendorong pertumbuhan UMKM secara signifikan.
Dia mencontohkan kondisi di Banjarbaru yang memiliki sekitar 45.000 pelaku UMKM, dengan mayoritas usaha mikro. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan adanya tantangan dalam proses “naik kelas” dari usaha mikro menjadi usaha kecil dan menengah.
Baca juga: Menteri LH Dorong Banjarbaru Jadi Daerah Percontohan Pengelolaan Sampah
“Masalahnya bukan hanya pada akses pembiayaan, tetapi juga pada kemampuan menjual produk dan bersaing di pasar,” jelasnya.
Dia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara dukungan permodalan dan perlindungan pasar. Derasnya arus barang impor, khususnya yang ilegal, sebagai salah satu faktor yang melemahkan daya saing produk lokal.
“Pelaku UMKM bisa memproduksi, tapi jika tidak mampu menjual karena kalah bersaing dengan barang impor, maka akan muncul risiko kredit macet dan usaha tidak berkembang,” ujarnya.
Untuk itu, dia mengajak pemerintah daerah, perbankan, serta aparat terkait untuk memperkuat koordinasi dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat. Langkah tersebut, menurutnya, meliputi pengendalian barang impor ilegal serta peningkatan kualitas produk lokal agar mampu bersaing di pasar.
Baca juga: Bupati Banjar Hadiri Puncak Hari Jadi Ke-27 Kota Banjarbaru
Maman menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional yang terbukti tangguh dalam berbagai kondisi krisis. Oleh karena itu, penguatan sektor ini harus menjadi prioritas bersama.
“Dalam situasi apa pun, UMKM selalu hadir di garis depan menyelamatkan ekonomi masyarakat. Karena itu, kita harus bergandengan tangan untuk memastikan UMKM terus tumbuh dan berkembang,” tutupnya. (Kanalkalimantan.com/bie)
Reporter: bie
Editor: kk
-
kampus2 hari yang laluPJTD LPM Warta JITU 2026 Mendidik Calon Jurnalis Muda
-
Kalimantan Timur2 hari yang laluTim Ahli Gubernur Kaltim Diminta Benahi Kebijakan Rudy Mas’ud
-
Kriminal Banjarmasin2 hari yang laluPengeroyokan di Sungai Andai Banjarmasin, Tiga Remaja Diringkus Polisi
-
HEADLINE2 hari yang laluPertamax Turbo Naik Tajam, Ini Kata Bahlil
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluWabup Lepas 671 Calon Haji, Sofia Kamila Jadi yang Termuda di Kabupaten Banjar
-
Infografis Kanalkalimantan1 hari yang laluHari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”






