Kota Banjarmasin
Memperkuat Bahasa Daerah Lewat “Samarak Berbahasa Banjar” di SMPN 10 Banjarmasin
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN — Samarak Berbahasa Banjar bertema “Mamanan Adab, Mamagar Budaya di Sakulahan” digelar SMPN 10 Banjarmasin.
Kegiatan ini adalah bentuk implementasi konkret dalam melestarikan bahasa dan budaya Banjar di lingkungan sekolah.
Dengan pendekatan edukatif, kontekstual, dan partisipatif, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat bahasa ibu atau bahasa Banjar dalam keseharian di tengah arus globalisasi yang kian memengaruhi pola komunikasi generasi muda.
Baca juga: Tabrakan Kereta di Bekasi: 14 Meninggal Dunia, 84 Luka-luka, Libatkan Taksi Green SM
Rangkaian kegiatan meliputi lomba puisi Bahasa Banjar, bapandung, menyanyi lagu Banjar, tebak kata Bahasa Banjar, serta pembuatan majalah dinding (mading) bertema budaya Banjar.
Sebagai bentuk penguatan kompetensi berbahasa sekaligus apresiasi terhadap kearifan lokal, dalam hal ini bahasa banjar, kegiatan ini diikuti siswa kelas VII dan IX, 28 sampai 30 April 2026.
Kepala SMPN 10 Banjarmasin, Dra Suriasa MPd mengatakan, Samarak Berbahasa Banjar bulan sekadar wadah pengembangan kreativitas siswa, melainkan implementasi kebijakan pemerintah daerah terkait pengajaran bahasa daerah di sekolah.
Baca juga: Amuntai Expo 2026 Ditutup, 11 Hari Perputaran Uang Capai Rp1,7 Miliar
“Kegiatan ini diintegrasikan dalam Projek 8 Dimensi Profil Lulusan, khususnya pada dimensi komunikasi dan refleksi, sehingga memiliki nilai edukatif,” ujar Suriasa, Selasa (28/4/2026) siang.
Dia berharap, kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkenalkan kembali ragam Bahasa Banjar yang mulai jarang digunakan kalangan generasi muda.
“Peserta didik diharapkan tidak hanya mengenal, tetapi juga mampu mengaplikasikan Bahasa Banjar dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari identitas budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan,” pungkasnya.
Baca juga: DPRD HSU Beri Catatan Rekomendasi LKPj Kepala Daerah 2025
Peraturan Wali Kota Banjarmasin Nomor 86 tahun 2023 tentang revitalisasi Bahasa Banjar seirama dengan kegiatan ini sebab menekankan pentingnya penguatan penggunaan bahasa daerah melalui jalur pendidikan.(Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
HEADLINE2 hari yang laluMaksimalkan OMC Tangani Karhutla, Wapres Gibran Minta Maaf Udara Kalimantan Buruk
-
Kota Banjarbaru1 hari yang lalu102 Rumah Tak Layak Huni Terima Program Barakat Gawe Banjarbaru
-
PLN UIP3B KALIMANTAN1 hari yang laluHumanitrip 2026 PLN Hadirkan Senyum 55 Anak Yatim dan Dhuafa
-
Kabupaten Balangan2 hari yang laluMTQ XIX Tingkat Kabupaten Balangan Digelar di Kecamatan Juai
-
HEADLINE12 jam yang laluKarhutla Kalteng Meluas, Satgas Darat Jadi Tumpuan Penanganan
-
Kalimantan Selatan12 jam yang laluWagub Hasnur Tinjau Karhutla Turun Ikut Lakukan Pemadaman


