Connect with us

Kabupaten Banjar

Bupati Banjar Hadiri Puncak Hari Jadi Ke-27 Kota Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Puncak Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru yang berlangsung meriah di Lapangan Dr Murdjani, Senin (20/4/2026) pagi. Foto: DKISP Banjar

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Bupati Banjar H Saidi Mansyur bersama undangan lainnya menghadiri puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, yang berlangsung meriah di Lapangan Dr Murdjani, Senin (20/4/2026) pagi.

Bupati Banjar bergabung bersama dua pejabat negara, yakni Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendali Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman yang juga menghadiri kegiatan itu.

Turut hadir Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin dan wakilnya Hasnuryadi Sulaiman, Bupati Banjar H Saidi Mansyur, sejumlah kepala daerah kabupaten/kota dan jajaran Forkopimda Pemko Banjarbaru.

Baca juga: Hari Kartini 2026 “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”

Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby menyampaikan sejumlah capaian pembangunan di Banjarbaru. Ia menilai, pembangunan kota menunjukkan tren positif, baik dari sisi infrastruktur, kualitas lingkungan hidup maupun pertumbuhan ekonomi.

Meski demikian, ia menegaskan Banjarbaru masih memerlukan dukungan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk mendorong percepatan pembangunan.

Pada kesempatan itu juga dideklarasikan program Kilau Emas (Kelola dan Pilah Sampah untuk Banjarbaru Emas) sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan.

Baca juga: Tantangan Banjarbaru sebagai Ibu Kota Kalsel di Usia 27 Tahun

“Pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab bersama,” ujar dia.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut usia ke-27 merupakan fase kedewasaan bagi Kota Banjarbaru, yang kini tidak hanya tumbuh, tetapi juga mulai menunjukkan jati diri serta memperkuat peran strategisnya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan.

Ia menegaskan status tersebut menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan daerah.

Baca juga: LPG Nonsubsidi 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 per Tabung

Hanif juga mengapresiasi Deklarasi Kilau Emas (Kelola dan Pilah Sampah untuk Banjarbaru Emas) sebagai upaya menjawab tantangan penanganan sampah, yang disebutnya sebagai persoalan mendasar menuju Indonesia maju.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti dominasi usaha mikro di Kota Banjarbaru yang mencapai sekitar 95 persen dari total 45 ribu pelaku usaha.

Ia mendorong peningkatan pertumbuhan usaha mikro agar dapat naik kelas, meski akses pembiayaan dinilai sudah cukup tersedia. (kanalkalimantan.com/dkispbanjar)

Editor: Dhani


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca