kampus
Wasaka Engineering Collective Hidupkan Ruang Kritis Anak Teknik
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Deretan buku-buku terpajang di halaman Kopi Teknik, Jumat (15/5/2026) sore.
Tampak sejumlah anak muda duduk bercengkerama sambil membaca buku dengan santai. Sekali-sekali, mereka meneguk kopi susu khas olahan coffee shop tersebut.
Belakangan ini, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) rutin mengikuti Lapak Buku yang diinisiasi oleh Wasaka Engineering Collective berkolaborasi dengan Pustaka Loka Banjarbaru.
Baca juga: Nobar “Pesta Babi” di Uniska, PSN Mengancam Ruang Hidup Masyarakat Adat

Komunitas kolektif yang bergerak di bidang literasi ini sengaja menghimpun anak-anak dari Fakultas Teknik ULM untuk tidak sekadar membaca, tetapi berdiskusi terkait buku maupun isu-isu yang sedang hangat di kalangan masyarakat.
Perwakilan Wasaka Engineering Collective, Widia Kasnadi menuturkan, semangat perjuangan Waja Sampai Kaputing (Wasaka) menginspirasi anak muda Teknik untuk berhimpun dalam suatu wadah tanpa hierarki menghidupkan literasi.
Sebagai salah satu penggagas Wasaka Engineering Collective, mahasiswa Teknik Kimia ini melihat masih sedikit mahasiswa dari Fakultas Teknik yang membangun diskursus atau pertukaran ide tentang suatu isu berdasarkan pemahaman teknik.
Baca juga: Jemaah Kloter 16 Asal HSU Masuk Karantina, Terbang Sabtu Dini Hari
“Kami ingin membangun diskursus untuk anak-anak Teknik, jadi kedepannya itu bisa mempelajari segala isu itu bagaimana dari sudut pandang Tekniknya,” ujar Widia kepada Kanalkalimantan.com.

Widia Kasnadi, Wasaka Engineering Collective, Widia Kasnadi. Foto: fahmi
Selain itu, dia paham betul anak Teknik sebenarnya tertarik membaca, tapi belum ada ruang untuk memfasilitasinya. Wasaka Engineering Collective akhirnya lahir menjawab keresahan itu dengan menjadi ruang kritis dalam menuangkan gagasan mahasiswa Teknik.
Mereka sangat butuh tempat membaca sembari bertukar pikiran dengan rekan sebayanya di tengah hiruk pikuk tugas kampus, terutama dunia engineering yang terkenal akan banyaknya laporan.
Baca juga: Pemdes Lamunti Salurkan BLT Dana Desa kepada 12 KPM
“Sebagai manusia, kita perlu ruang untuk membaca, berkolektif, berbaur dengan kawan-kawan, membahas isu hari ini, sehingga terbangun kesadaran dari anak Teknik,” ungkap Aktivis Aksi Kamisan Banjarbaru itu.
Melalui komunitas kolektif ini, pihaknya ingin menunjukkan bahwa kepekaan terhadap isu sosial yang berkembang juga bisa datang dari kaca mata anak Teknik.
Wasaka Engineering Collective ingin membuat diskusi publik dan kajian tertentu dengan harapan keikutsertaan anak Teknik semakin banyak.
“Harapannya kawan-kawan yang lain banyak datang ke sini untuk membaca buku, berdiskusi, dan saling menuangkan ide masing-masing,” pungkas Widia.
Baca juga: Teknik Jelujur Pewarna Alami SBK Sasirangan di Women Ecopreneurs Market Day Bali
Salah seorang pengunjung, Akmal Maulana mengaku lumayan antusias mengikuti Lapak Buku. Dia menjadikan kegiatan tersebut sebagai pelepas penat di tengah kesibukan aktivitas kampus.
“Cukup antusias lah karena di tengah-tengah kesibukan, kami bisa punya refreshing bermanfaat seperti baca buku, diskusi dan lain-lain,” kata Akmal.

Salah satu pengunjung, Akmal Maulana. Foto: fahmi
Mahasiswa Teknik Lingkungan itu berharap, buku-buku di lapak semakin banyak dan bervariasi. Jika memungkinkan, kegiatan ini dikembangkan jadi diskusi yang mengundang para ahli-alhasil pengunjung berpotensi ikut bertambah.
Baca juga: 140 Tamu Allah Dilepas dari Amuntai Menuju Tanah Suci
Dia berpendapat bahwa komunitas kolektif seperti Wasaka Engineering Collective berdampak positif dalam peningkatan taraf edukasi literasi di kalangan mahasiswa Teknik.
Baginya, literasi akan selalu penting bagi kaum intelelektual seperti mahasiswa-mau apapun itu jurusannya.
“Mau apapun latar belakangnya wajib punya literasi yang baik di bidang manapun, entah itu dari segi Teknik, Sosial, Pemerintahan, Politik, semuanya harus seimbang,” tutup Akmal. (Kanalkalimantan.com/fahmi)
Reporter: fahmi
Editor: bie
-
PUPR PROV KALSEL2 hari yang laluSetelah 35 Tahun, Rumah Jabatan Gubernur Kalsel Direhab Total
-
Kabupaten Banjar3 hari yang lalu2 Pelajar Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Resensi Buku Berbasis Koleksi Perpustakaan Tingkat SMP Se-Kalimantan Selatan
-
HEADLINE3 hari yang laluSolar Langka di Kalsel Sopir Truk Menderita, Dilarikan ke Tambang
-
PTAM INTAN BANJAR3 hari yang laluPTAM Intan Banjar Sesuaikan Jam Kerja Kantor Pelayanan, Ini Penjelasannya
-
PUPR PROV KALSEL3 hari yang laluDirjen Bina Marga Kementerian PU Monitoring Jembatan Pulaulaut
-
HEADLINE2 hari yang laluMafia BBM ‘Larikan’ Solar ke Tambang, Sopir Angkutan Logistik Berteriak





