Connect with us

Kota Banjarbaru

Menabung Botol Bekas Jadi Beras dari MARKISSA di SDN 4 Syamsudin Noor

Diterbitkan

pada

Penyerahan hasil dari program inovasi ini dilakukan secara simbolis perwakilan Komite Sekolah, Istikomawati diterima perwakilan tenaga pendidik SDN 4 Syamsudin Noor, Nurmahmudah, Jumat (24/4/2026) siang. Foto: medcenbjb

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Pengelolaan sampah yang menggabungkan edukasi lingkungan dan kepedulian sosial berbuah hasil di SDN 4 Syamsudin Noor.

Melalui program MARKISSA alias Mari Kita Sedekah Sampah melalui cara menabung botol-botol plastik bekas berhasil dijadikan bantuan beras bagi pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Penyerahan hasil dari program inovasi ini dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Komite Sekolah, Istikomawati yang diterima langsung perwakilan tenaga pendidik SDN 4 Syamsudin Noor, Nurmahmudah, Jumat (24/4/2026) siang.

Baca juga: Gubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin

Program MARKISSA yang digerakkan Yoni Setiawan, Ketua RT 33, Kelurahan Syamsudin Noor menjadi gerakan di lingkungan sekolah. Setiap hari Jumat, para pelajar diajak untuk berpartisipasi aktif bersedekah botol plastik bekas.

Botol-botol tersebut disetorkan ke dalam fasilitas Ecobox yang merupakan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina.

Hasil pengumpulan botol-botol bekas dari Ecobox kemudian dikonversi menjadi bantuan bahan pokok berupa beras. Penyalurannya pun dikelola dengan baik oleh pihak sekolah, diberikan secara berkala dan bergiliran kepada murid-murid yang membutuhkan, sehingga manfaatnya merata dan tepat sasaran.

Baca juga: Perubahan Budaya Pengelolaan Sampah di Banjarbaru, Pemilahan Dimulai dari Rumah Tangga

Istikomawati, yang juga merupakan istri dari Yoni Setiawan, menyampaikan bahwa program ini memiliki manfaat ganda bagi anak-anak dan lingkungan.

Melalui program MARKISSA, kita tidak hanya mengajarkan anak-anak untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan mengelola sampah plastik, tetapi juga menanamkan karakter empati dan gemar bersedekah sejak dini.

“Sedekah tidak melulu harus berupa uang; botol bekas pun jika dikelola bersama bisa menjadi beras yang sangat berarti bagi teman-teman mereka yang membutuhkan,” ujar Istikomawati.

SDN 4 Syamsudin Noor menyambut antusias program berkelanjutan ini. Nurmahmudah, mewakili pihak sekolah dan para guru, mengungkapkan rasa terima kasih atas sinergi antara Komite Sekolah, lingkungan warga RT 33, dan dukungan fasilitas dari Pertamina.

Baca juga: Aksi Sosial Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Hidupkan Semangat Kartini

Kolaborasi dalam program MARKISSA di SDN 4 Syamsudin Noor ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi instansi pendidikan maupun lingkungan RT lainnya. (Kanalkalimantan.com/bie)

Reporter: bie
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca