Connect with us

RELIGI

Jemaah Haji Asal HSU Wafat di Mina

Diterbitkan

pada

Abu Yazid Bustami bin Masdar Mahdi yang wafat pada Jumat (29/5/2026) pukul 20.56 Waktu Arab Saudi (WAS) di Mina Al Wadi Hospital. Foto: kalsel.haji.go.id

KANALKALIMANTAN.COM, MEKKAH – Suasana haru menyelimuti tenda Mina Kloter BDJ 11 saat jemaah haji bersama petugas menggelar pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama untuk almarhum Abu Yazid Bustami bin Masdar Mahdi yang wafat pada Jumat (29/5/2026) pukul 20.56 Waktu Arab Saudi (WAS) di Mina Al Wadi Hospital.

Almarhum yang berusia 52 tahun merupakan jemaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, warga Jalan Patmaraga nomor 008 RT 03, Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Amuntai Tengah.

Selama menjalankan rangkaian ibadah haji, almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, disiplin, serta memiliki semangat ibadah yang tinggi.

Baca juga: Workshop Jurnalis Mahasiswa Pendidikan Sosiologi ULM

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan, Dr H Eddy Khairani, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya jemaah haji Kloter BDJ 11 tersebut.

“Atas nama keluarga besar Kanwil Kemenhaj Provinsi Kalimantan Selatan dan PPIH Embarkasi Haji Banjarmasin, kami menyampaikan duka yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah, memperoleh pahala haji yang mabrur, serta mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, dikutip dari kalsel.haji.go.id.

Eddy juga mengajak jemaah dan petugas untuk mendoakan almarhum agar seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran, dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat dan maghfirah-Nya kepada almarhum Abu Yazid Bustami bin Masdar Mahdi, menempatkannya di surga terbaik bersama orang-orang saleh,” tuturnya.

Baca juga: Penyaluran TKD di Kalsel per 30 April Capai Rp6,68 Triliun

Ketua Kloter BDJ 11, Asdiansyah, menjelaskan, almarhum sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi Mina pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WAS. Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan medis, kondisi almarhum dinyatakan membaik sehingga diperbolehkan kembali ke tenda pada pukul 15.53 WAS.

Namun, pada malam hari sekitar pukul 19.45 WAS, almarhum tiba-tiba mengalami penurunan kesadaran. Petugas kloter segera menghubungi tim medis Arab Saudi untuk memberikan pertolongan. Selanjutnya, almarhum dirujuk ke Rumah Sakit Mina pada pukul 20.00 WAS. Meski telah mendapatkan penanganan medis, almarhum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 20.56 WAS.

Mendengar kabar duka tersebut, jemaah secara spontan berkumpul di tenda untuk melaksanakan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan solidaritas sesama saudara seiman yang wafat di Tanah Suci.

Baca juga: Pabrik Kelapa Sawit Beli Murah dari Petani Bakal Dicabut Izinnya

“Kepergian almarhum menjadi pengingat bagi seluruh jemaah bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang penuh hikmah. Kami semua mendoakan semoga beliau memperoleh kemuliaan sebagai Tamu Allah yang wafat saat menunaikan ibadah haji,” ungkap Asdiansyah.

Pasca pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), sebagian jamaah haji Embarkasi Banjarmasin yang mengambil nafar awal telah kembali ke Hotel Al Hidayah di Sektor 10 Mekkah. Kepulangan jemaah berlangsung secara bertahap dengan pengawalan dan pendampingan petugas haji. (Kanalkalimantan.com/bie)

Reporter: bie
Editor: kk


iklan

Komentar

MUSIC HITS with VOA


Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca