Kota Banjarbaru
Mitigasi Banjir, Bidang SDA Dinas PUPR Terus Lakukan Normalisasi Sungai
KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Mengantisipasi meluapnya air sungai saat hujan lebat, Dinas PUPR Banjarbaru melakukan normalisasi sejumlah sungai.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru, Subrianto, sebagai bagian dari langkah mitigasi banjir.
“Kita sudah melakukan beberapa perbaikan dan normalisasi sungai-sungai untuk membuat aliran sungai kembali lancar, apabila ada sarana SDA yang rusak akan diidentifikasi serta akan disiapkan untuk perbaikan,” katanya.
Dijelaskannya pada tahun 2021 melakukan perbaikan di siring-siring yang ada di Sungai Kemuning yang rusak akibat banjir pada tanggal 14 Januari 2021 lalu, ditambahkannya pihaknya melakukan identifikasi rencana di Kuranji terutama di Kertak Baru dan Basung.
Baca juga : Merawat Seni Beladiri Tradisi Banua, Festival Kuntau Antar Perguruan se Kalsel Digelar
“Kita juga sudah mengambil langkah menormalisasi di sungai ujung murung yang dilakukan normalisasi sampai sungai dadap dan parit besar untuk memperlancar aliran dari Kuranji dan Gunung Kupang,” ungkapnya.
Di Sungai Rimbah, dikatakan Subrianto pihaknya sudah memasang jaring penahan sampah dan melakukan pelebaran didaerah patahan di belakang SPBU Landasan Ulin.
“Di sana itu kendalanya sampah yang mengalami penumpukan di bawah jembatan A Yani dan di hulunya kita pasang jaring penahan sampah agar tidak menumpuk,” terangnya.
Di wilayah Liang Anggang juga dilakukan normalisasi buangan ke arah Sungai Maluka.
Baca juga : Berkas P21, KPK Segera Sidangkan 2 Penyuap Proyek Irigasi di HSU
Subrianto mengatakan pihaknya sudah melakukan upaya-upaya dalam mencegah terjadinya banjir serta hambatan terhadap saluran pembuangan.
Walau demikian, upaya normalisasi sungai tidak berjalan mulus, alasannya masih ada masyarakat yang bermukim di bantaran sungai.
“Seperti di Kuranji, masih ada pemukiman di bantaran sungai sehingga kita tidak bisa melakukan pelebaran, sudah juga dilakukan sosialisasi tapi mereka masih kekeh tetap bertahan,” tambahnya.
Direncanakan pihaknya akan tetap melakukan penataan agar fungsi sungai yang aslinya ada bisa kembali seperti sedia kala.
Baca juga : Pasar Bauntung Banjarbaru Mengejar Sertifikat SNI Pasar Rakyat
“Kehendak daerah nanti mereka di relokasikan, kita juga sudah mendengar dari BAPPEDA ada perencanaan akan melakukan pengadaan Rusus (Rumah Khusus) untuk warga yang masih tinggal di bantaran,” ungkapnya.
Diakui Subriatno, pihaknya belum mengetahui bagaimana sistemnya apakah dari Disperkim atau BAPPEDA, mengenai berapa rumah yang akan disediakan.
Dikatakannya di tahun 2022 mendatang dirinya akan tetap melakukan normalisasi sungai.
“Apabila normalisasi itu cukup menurut rekomendasi maka kita akan melakukan pembuatan tebing atau siring di sungai-sungai yang sudah kita lebarkan,” ungkapnya.
Subriatno tidak lupa mengingatkan kepada masyarakat terutama di Kuranji dan Bantaran sungai Kemuning, pada saat ini sedang menghadapi La Nina harus tetap waspada dan antisipasi apabila hujan dengan intensitas tinggi. Walau 1 atau 2 jam cepat kering harus tetap waspada. (kanalkalimantan.com/ibnu)
Reporter : ibnu
Editor : cell
-
Kabupaten Banjar2 hari yang laluPedagang Sembako Asal Limamar Raih Hadiah Umrah Jalan Santai Pemkab Banjar
-
HEADLINE2 hari yang laluPesawat Standby, Operasi Modifikasi Cuaca Tunggu Awan Bisa Disemai
-
DPRD BANJARBARU2 hari yang laluJalan Santai Bersama Ketua DPRD Banjarbaru di Cempaka Sari
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara1 hari yang laluTransformasi “SI PESAN PENA” HSU, Gerakan Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Desa
-
Kalimantan Timur2 hari yang laluKarhutla di Kaltim Meluas, 752 Hektare Terbakar dalam Sebulan
-
Kalimantan Selatan23 jam yang laluMenembus Kabut Asap di Bawah Fly Over Banjarmasin Anak Muda Berbagi Masker




