Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Utara

Warga Dibantu Dana Rehab Rumah Agar Layak Huni, Ini Komentar Ketua DPRD HSU

Diterbitkan

pada

Program bedah rumah di Kabupaten HSU bagi warga yang tinggal di rumah tak layak huni. Foto : dew

KANALKALIMANTAN.COM, AMUNTAI – Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Almien Anshar Safari mengharapkan target bantuan program stimulan bedah rumah tahun 2021 di Kabupaten HSU meningkat.

“Harapan kita, mudah-mudahan target bedah rumah di tahun mendatang akan datang semakin meningkat, agar masyarakat Kabupaten HSU bisa merasakan hidup yang layak dan nyaman,” ungkap Ketua DPRD HSU saat peninjauan ke lokasi program stimulan bedah rumah didampingi Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Kabupaten HSU Najeriansyah di Desa Kandang Halang, Kecamatan Amuntai Tengah, Sabtu (24/10/2020) sore.

Ketua DPRD HSU Almien mengaku akan terus memantau perkembangan program bagi warga yang mendiami rumah tidak layak huni (RTLH) itu.

“Kita telah memantau kondisi beberapa rumah yang akan mendapatkan bantuan bedah rumah dari dana DAK Bidang Perumahan dan Permukimam program bedah rumah Kementerian PUPR ini,” kata Almien.



Ia juga mengaku bersyukur selain mendapat bantuan dari dana DAK pusat untuk 207 buah bedah rumah, Kabupaten HSU mendapatkan bantuan stimulan bedah rumah dari provinsi untuk 100 buah rumah sehingga totalnya menjadi 307 buah rumah.

Musliadi, Kepala Desa Kandang Halang mengaku bersyukur sebanyak 15 unit rumah warga mendapatkan bantuan bedah rumah.

Meski, diakuinya masih ada warga yang masih mendiami rumah tidak layak huni (RTLH), ia berharap secara bertahap dapat dibantu melalui program ini.

“Untuk sementara, banyak lagi yang bakal kami usulkan di tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Sebelumnya, Plt Kepala Disperkim LH Najeriansyah menyebut program bedah rumah berupa peningkatan kualitas bantuan rumah swadaya dana alokasi khusus bidang perumahan dan permukiman di Kabupaten HSU sebanyak 207 unit yang tersebar di 4 Kecamatan dan 12 desa.

Adapun besar bantuan yakni Rp 17.500.000 per unit rumah yang terdiri dari Rp 15 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp. 2.500.000 untuk tambahan upah tukang.

“Penyaluran bantuan ini melalui rekening masing-masing penerima dimana pembelian bahan yang Rp 15 juta melalui sistem transfer ke rekening toko penyedia material bahan bangunan, sedangkan Rp 2,5 juta untuk tambahan biaya upah diberikan secara tunai setelah pekerjaan selesai dilaksanakan,” jelasnya.

Sementara pada prinsipnya, kata Najri Penerima program bedah rumah merupakan mereka yang mendiami rumah tidak layak huni (RTLH) yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan bangunan kesehatan penghuni dan kecukupan minimum luas bangunan.

Adapun bantuan sendiri berasal dari program Bantuan Rumah Swadaya (BRS)
dana DAK bidang perumahan dan permukiman program bedah rumah di tahun 2020 Kementerian PUPR.

Berikut 207 unit rumah yang dibantu yang tersebar di empat kecamatan di 12 desa yaitu Kecamatan Sungai Pandan di Desa Tembalang 32 unit, Tambalang Tengah 15 unit, Hambuku Hulu 20 unit, Padang Bangkal 15 unit, Teluk Sinar 15 unit, dan Desa Murung Asam 15 unit.

Kecamatan Amuntai Tengah yakni di Desa Kandang Halang 15 unit, Kecamatan Banjang di Desa Beringin 15 unit, dan Desa Garunggang 20 unit.

Sedangkan Kecamatan Amuntai Selatan di Desa Harusan Telaga 15 unit, Bajawit 15 unit, dan Desa Teluk Baru 15 unit.(kanalkalimantan.com/dew)

 

Reporter: Dew
Editor : Bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->