Connect with us

Budaya

Walikota Ibnu Sina Bertemu ‘Kulaan’ dan Presiden Pertumbuhan Banjar Malaysia

Diterbitkan

pada

Pertemuan antara walikota Ibnu Sina dengan Presiden PBM H Burhan Kasim Foto : ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BANJARMASIN, Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina bertemu dengan Presiden Pertumbuhan Banjar, Malaysia, H Burhan Kasim Oham serta Jawatan Kuasa PBM, Ir H Saleh Shamlani Mohd Saleh di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain menyambung silaturahim negeri serumpun, pertemuan juga menghasilkan beberapa kesepakatan yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Ada tiga kesepakatan dalam pertemuan di Kuala Lumpur. Antara lain menginisiasi terbentuknya Kantor Bersama di Kuala Lumpur dan Banjarmasin. Kedua, menggali potensi peluang usaha yang dapat dikembangkan, memperluas usaha atau memasarkan produknya.

“Wadah berhimpunnya para pegiat silaturahim yang peduli dengan banua dan masyarakat banjar,” ungkap Ibnu Sina, beberapa saat setelah pertemuan.

Ia mengatakan, pemerintah Kota Banjarmasin sangat mendukung silaturahim antar kulaan Banjar yang bertujuan untuk pengembangan bisnis jasa pariwisata dan industri diantara kedua negara serumpun. “Terjalinnya silaturahim dan terhubungnya juriat keluarga kulaan Banjar antar negara, membuka kesempatan terjadinya transaksi bisnis antar kulaan,” katanya.



Selain itu, dengan adanya Kongres Budaya Banjar yang diselenggarakan Bulan November 2019 nanti, diharapkan juga dapat memperkaya materi bahasannya dalam kajian budaya Banjar dalam bidang usaha.  Hal ini karena budaya urang Banjar dan penyebarannya melalui tradisi “madam” di nusantara, juga terdorong oleh semangat dagang (wirausaha).

“Kota Banjarmasin sudah sejak lama diakui sebagai kota perdagangan, pengusahanya berasal dari kulaan dari berbagai daerah di banua banjar, yaitu urang Martapura, Hulu Sungai, urang Nagara, Amuntai, Alabio, Barabai, Tapin dan lain-lain,” ucapnya.

Terlebih dengan adanya penerbangan langsung Banjarmasin ke Kuala Lumpur di akhir tahun 2019 nanti, tentunya ini akan lebih memudahkan para kulaan dua negara saling berkunjung. Selain susur galur atau berwisata, terbukanya penerbangan itu juga bisa membuka peluang pengembangan bisnis bagi kulaan Banjar diantara dua negara.

Demikian juga dengan adanya rencana perpindahan Ibu Kota Negara Indonesia ke Provinsi Kaltim yang berdekatan dengan kawasan Kalsel akan memberi peluang usaha bagi kulaan di Banjarmasin dan investor kulaan dari Malaysia, harapnya.

Sementara itu, Presiden Pertubuhan Banjar Malaysia (PBM) H. Burhan Kasim atau Ohan Kasim yg didampingi Jawatan Kuasa PBM, Ir H Saleh Shamlani Mohd Saleh Shamlani menyampaikan, banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh kulaan Banjar se nusantara, terlebih dengan dikembangkannya jalinan silaturrahmi kulaan ini ke dalam bidang usaha.

Sehingga kemajuan bidang industri, pertanian, perkebunan, dan perikanan serta pariwisata dimasing-masing negara, dapat saling menginspirasi dan dikembangkan jadi jaringan pemasaran atau bahkan produksi bersama.(mario)

Reporter : Mario
Editor : Chell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Budaya

Tayang Online, Prodi Seni Tari STIKIP PGRI Banjarmasin Pentaskan 3 Garapan Sinema Tari

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Jumpa pers penggarapan sinema tari yang berjudul ‘Ma'anjung Kisah Bamula Lastari Budaya Banua’ oleh mahasiswa Prodi Seni Tari STIKIP PGRI Banjarmasin, Kamis (25/2/2021) Foto: tius
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Program Studi Pendidikan Seni Tari STIKIP PGRI Banjarmasin akan menggelar sebuah acara sinema tari yang berjudul ‘Ma’anjung Kisah Bamula Lastari Budaya Banua’. Sinema tari ini akan ditayangkan secara online di youtube channel APM Production21, pada tanggal 5, 6 dan 7 Maret pukul 20.00 Wita.

Hal tersebut disampaikan Ketua STKIP PGRI Banjarmasin Dr Dina Huriaty M.Pd dalam jumpa pers yang dilangsungkan di Aula STIKIP PGRI, Kamis (25/2/2021).

Berbeda dengan sebelumnya, pementasan sinema tari dilakukan secara live streaming melalui youtube.
“Mengingat masih maraknya penyebaran covid-19, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan secara offline,” ujarnya.

Ia mengatakan, sangat mengapresiasi dan berbangga hati atas pencapaian atas terciptanya sinema tari ini. Harapannya meski dalam kondisi pandemi, tetapi karya seni Banua tetap bisa eksis dan bisa didaftarkan hak kekayaan intelektualnya.



Sinema tari ini merangkum 3 judul berbeda. Yakni ‘Manyingkai Pangambangan’ yang digarap di Banjarmasin, lalu ‘Darau Purun’ yang digarap di Banjarbaru dan yang terakhir ‘Tamula Gunung Hantanung’ yang digarap di Desa Ajung, Kecamatan Tinggi Tebing, Balangan.

Ketua prodi (Kapodri) Pendidikan seni tari STIKIP PGRI Drs Suwarjiya M,Pd menjelaskan bahwa sinema merupakan kata lain dari film.

“Jadi sinema tari ini merupakan sebuah karya seni tari yang dapat dinikmati secara visual melalui media virtual,” terangnya.

Proses karya yang digarap selama kurang lebih 4 bulan tersebut melalui tahapan panjang. Tidak terkecuali kendala yang dihadap seperti faktor cuaca, pencarian tema, pencarian narasumber, sampai terbatasnya sponsor yang masuk akibat pandemi covid-19.

Ia menambahkan, karya yang digarap oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Seni Tari angkatan 2017 ini, guna memenuhi ujian mata kuliah manejemen seni pertunjukan dan mata kuliah produksi tari.

“Ya yang penting mahasiwanya aktif dan serius melakukan penggarapan sinema tari ini, mereka bisa dipastikan lulus dalam mata kuliah tersebut,” tambahnya. (Kanalkalimantan/Tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Cell

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Budaya

Sandiaga Uno Minta Endorsement Rhoma Irama Agar Dangdut Jadi Warisan Budaya

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Rhoma bersama Sandiaga Uno Foto: suara
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, JAKARTA– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah berkomunikasi dengan Rhoma Irama terkait rencananya mengusulkan musik dangdut masuk warisan budaya dunia kepada Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNESCO. Sandiaga mengaku meminta dukungan dari Rhoma sebagai musikus dangdut senior.

“Langsung saya terhubung dengan Bapak Profesor KH Rhoma Irama yang terkenal sebagai raja dangdut untuk memohon endorsement dari beliau,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya.

Sandiaga menyebut Rhoma mendukung rencana Kementerian mendorong musik dangdut menjadi warisan setelah sebelumnya sempat tersendat.

Sandiaga berharap, dengan masuknya dangdut sebagai warisan budaya, semangat para seniman untuk bergerak cepat memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional terpacu. Ia meyakini dangdut bisa mendunia selevel Hollywood dan K-Pop.



“Jadi kalau Amerika punya Hollywood, Korea punya K-Pop, sudah saatnya Indonesia punya dangdut sebagai music of my country,” tutur dia.

Sandiaga mengimbuhkan, dangdut telah sejak lama menjadi hiburan masyarakat di berbagai kalangan. Di samping itu, musik tersebut memiliki potensi menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Saat ini, tutur Sandiaga, terdapat 18 juta masyarakat Indonesia yang mengantungkan penghidupannya di sektor ekonomi kreatif, termasuk dangdut. Dia menilai lapangan kerja pada industri musik dangdut tak hanya merujuk pada pasar penyukanya, tapi juga kegiatan-kegiatan usaha yang terhubung dengan pertunjukan tersebut.

Besarnya peluang usaha itu ia contohkan lewat meledaknya pengagum dangdut campur sari yang dipopulerkan oleh Didi Kempot. Di masa pandemi Covid-19, Sandiaga mengatakan dangdut telah efektif meningkatkan kebahagiaan masyarakat.

“Jadi dangdut banyak dipakai untuk senam maupun juga untuk kegiatan lainnya, membawa satu konsep menjadi mood booster, yaitu meningkatkan mood atau meningkatkan semangat bagi para pendengarnya maupun juga bagi para pemusiknya,” kata Sandiaga Uno. (tempo)

Editor: tempo

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->