Connect with us

HEADLINE

Wakapolri Komjen Ari Dono Akan Cek Langkah Penanggulangan Karhutla di Kalsel

Diterbitkan

pada

Wakapolri akan meninjau penanggulangan Karhutla di Kalsel Foto: net

BANJARMASIN, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto akan berkunjung ke Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk mengecek upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).  Peninjauan ini dilakukan menyusul intensitas kabut asap yang cukup tinggi. Seperti terjadi pagi tadi di Bandara Syamsudin Noor, yang mencapai jarak pandang cuma 100 meter. Akibatnya, 7 penerbangan pun sempat delay.

“Bapak Wakapolri dijadwalkan tiba Kamis di Bandara Syamsudin Noor dan langsung melaksanakan patroli udara untuk meninjau ke lokasi Karhutla,” terang Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa’i di Banjarmasin.

Dalam rangka asisten dan supervisi tahap II penanggulangan Karhutla di Polda Kalsel, Wakapolri pun akan memimpin apel gelar pasukan di Posko Taktis Satgas Karhutla Polda Kalsel di Jalan Ahmad Yani Km 21 Banjarbaru. Demikian dilansir antaranews.com.

Sarana prasarana dan terobosan kreatif penanggulangan karhutla akan dicek oleh orang nomor dua di institusi Polri tersebut. Wakapolri ingin melihat sejauh mana kesiapan personel dan peralatan yang dimiliki Polda Kalsel dalam menanggulangi karhutla.

Usai apel gelar pasukan, Wakapolri menuju Mapolda Kalsel untuk memberikan arahan terkait penanggulangan karhutla. Wakil dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu juga rencananya mengunjungi Bekantan Command Center di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalsel.

Aplikasi Bekantan sendiri diketahui jadi andalan Polda Kalsel untuk mencegah dan menanggulangi setiap titik api yang muncul agar cepat dipadamkan sehingga tidak sampai membesar. Dimana warga dapat menginformasikan setiap terjadinya Karhutla hanya melalui handphone di aplikasi Bekantan.

Kunjungan Wakapolri direncanakan  didampingi sejumlah pejabat Mabes Polri seperti Koorsahli Kapolri Irjen Pol Muktiono, Karo Binops Sops Polri Brigjen Pol Agung Wicaksono dan Karo Dalops Sops Polri Brigjen Pol Kushariyanto itu hanya berlangsung satu hari.

Selanjutnya, Jumat (13/9) pagi, rombongan akan bertolak ke Kalimantan Barat guna mengecek penanggulangan Karhutla di sana.

Stasiun Klimatologi Klas 1 BMKG Banjarbaru menyebut titik hospot di Kalsel terus mengalami peningkatan, Kabupaten Banjar mendominasi dengan jumlah titik panas terbanyak. Begitu disampaikan Forcaster Stasiun Klimatologi Klas 1 BMKG Banjarbaru, adapun tingkat kepercayaan dalam prediksi hotspot ini sudah mencapai angka di atas 70 persen. Titik horspot hampir terjadi di setiap kabupaten/kota di Kalsel setiap harinya.

“Hari ini titik hospot ada sebanyak 108 titik angga ini mengalami penurunan jika kemarin yang mencapai 200 titik lebih, Kabupaten Banjar masih titik hospotnya yang terbanyak hingga mencapai 31 horspot, disusul Kabupaten Tanah Laut dan Tapin,” katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin mengatakan, prioritas utama pengamanan Bandara adalah dengan mengumpulkan Satgas Darat di 5 Posko Karhutlas yang merapat ke Posko 1 dengan mengepung api di seputaran Bandara. “Setelah dilakukan bombing, Satgas Darat kemudian melakukan pembasahan, sampai kondisi asap mulai berkurang,” ujarnya

Ia mengatakan puncak kemarau akan terjadi miggu kedua September. Untuk mengurangi titik api, semua Satgas atau Subsatgas Karhutla diharapkan sering patroli.

Sementara itu perioritas kedua, adalah dengan melakukan water bombing untuk daerah yang masih tak terkendali seperti Bati-bati di Kabupaten Tanah Laut, Jejangkit di Barito Kuala, Tapin dan HSS.

Diketahui luasan Karhutla yang terjadi di Kalsel hingga Kamis 5 September 2019, sudah mencapai 2.660,46 hektare. Dengan rincian diantaranya jumlah Kabupaten Tanah Laut dengan jumlah 496 hektare, Kabupaten Banjar 421 hektare dan Kota Banjarbaru seluas 308 hektare.

Adapun jika dilihat berdasarkan kejadian kebakaran lahan mencapai 934 kejadian. Jumlah kejadian terbanyak terjadi di kawasan Tanah Laut dengan jumlah 248 kejadian, Banjarbaru 178 kejadian, dan Tapin 103 kejadian.(rico)

Reporter : Rico
Editor : Cell

 

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->