Connect with us

Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Viral! Video Keajaiban Kelambu “Acil Imur” yang Tak Tersentuh Banjir Bandang

Diterbitkan

pada

Viral video kelambu Acil Imur di dalam rumah yang tak tersentuh banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Foto: ist
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANAL KALIMANTAN.COM, BARABAI – Pasca banjir hebat yang menerjang beberapa kawasan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mendadak viral di dunia maya.

Sebuah video berisi kesaksian seorang ibu tentang keajaiban sebuah kamar yang selamat dari terjangan banjir bandang. Padahal diceritakan kala itu banjir bandang yang bercampur lumpur sudah setinggi dada orang dewasa.

Sontak video yang berdurasi sekitar 3 menit 39 detik tersebut mendapat respon beragam dari warganet.



 

Dikutip dari sosial media Instagram @berkatgurukita disebutkan sebuah ranjang milik seorang perempuan tua bernama Acil Imur -“Acil” adalah sebutan bibi dalam Bahasa Banjar-, yang mengalami kejadian ajaib.

Dalam postingan tersebut tertulis “Kisah Nyata Kelambu Ranjang Acil Imur yang tidak dikotori oleh Lumpur banjir diBarabai, bukan hanya itu tetapi telur dalam kulkas tidak pecahan, beras tidak basah mukena dan sajadah masih kering… padahal seisi rumah sampai atap berlumpur ..Mungkin ini Berkat Gambar Abah Guru Sekumpul yg didekat peguringan Sidin, yang pasti ini Adalah Kuasa dari Allah Subhanahu wa ta’ala” sementara Acil imurnya balum Bulik Karumah . ujar Habar Sidin masih dipengungsian,” tulis akun tersebut.

Hal ini tentu mendapat respon beragam mulai dari keheranan sampai dengan mempertanyakan kenapa sebab kejadian di luar nalar tersebut sampai terjadi.

Seperti akun @ismemaryam : min..jakanya takuniakan amalan sidin.. heh apalah Ulun ni
Sementara itu akun @marafirahadi : Sidin (beliau) mainguakan anak-anak orang, mulai 40 hari sampai ganal (besar) rumah Sidin dibelakang SMPN 3 Barabai Jl Muntiraya.” tulisnya.

 

Wargnet lainnya yang tak kalah takjub seperti yang ditulis akun @lukman_nulhakim13 menulis : Mudahan postingan ini kita dapat mengambil hikmah dan dapat meningkatkan iman dan taqwa kita, mari perbaiki kwalitas ibadah kita, dan sering-sering lah turun ke majlis ilmu… Insyaallah mudahan Kawan kita berataan.. aamien.
Bahkan dari video tersebut banyak yang juga mengait-ngaitkannya dengan amal sholeh yang selalu dikerjakan Acil Imur. (kanalkalimantan.com/dew)

Reporter: Dew
Editor: Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kabupaten Hulu Sungai Tengah

Air Bersih dan WC Keperluan Mendesak Pasca Banjir

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Fasilitas sanitasi berupa air bersih dan WC menjadi kebutuhan mendesak pasca banjir di Kabupaten HST. Foto: tius
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BARABAI – Ketersedian air bersih dan fasilitas sanitasi dasar WC pasca banjir bandang menjadi kebutuhan mendesak di desa Waki Baru, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Hingga saat ini, masih banyak warga yang tidak bisa mempergunakan WC. Karena fasilitas sanitasi itu rusak dan berlumpur akibat banjir.

Kepada Kanalkalimantan.com, Supiah (42), warga RT 2 Desa Waki Baru mengatakan, sampai saat ini masih bergantung dari suplai air bersih dari luar, kalau untuk buang air juga harus ke sungai dulu.

“Kalau masalah WC, walaupun ada tapi airnya tidak ada, apalagi WC-nya tidak ada yang bisa dipakai,” ujarnya.



 

Fasilitas sanitasi di Desa Waki Baru, yang tidak bisa lagi dipergunakan pasca banjir. Foto: tius

Selain itu, warga juga kekurang pasokan air bersih, karena pipa yang biasanya menyalurkan air dari sumber mata air, rusak karena bandang. Sementara air sungai masih keruh bercampur tanah.

Wawan (33), salah satu warga RT 5 Waki Bari, menyiasati kondisi seperti itu, warga berusaha bertahan dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar.

“Mudah-mudahan saja bisa cepat ada bantuan dari pemerintah membenahi fasilitas-fasilitas desa yang rusak. Terutama untuk WC dan pipa saluran air bersih, karena saat ini air bersih menjadi prioritas harapan warga desa, agar cepat dipulihkan,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/tius)

Reporter : tius
Editor : bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Kabupaten Hulu Sungai Tengah

BANUA BANGKIT. Pasokan Air Bersih Terhenti, Warga Waki Baru Bangun Pipa Distribusi Air

Diterbitkan

pada

Diunggah oleh

Warga bergotong royong membangun saluran pipa air bersih pasca banding bandang HST, Jum'at (5/2/2021). Foto : tius
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BARABAI – Pasca banjir bandang, warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terus berbenah memperbaiki sendiri fasilitas umum yang rusak diterjang bah. Seperti di Desa Waki Baru, mulai dari rumah, bangunan sekolah, rumah ibadah, jembatan, saluran air bersih dan bangunan lainnya, hancur diterjang banjir bandang pada Rabu (13/1/2021) malam.

Bangkit dari semua itu, warga desa Waki bersama para relawan, sedang gotong royong membangun saluran pipa air bersih. Karena saluran distribusi air bersih sudah tidak ada lagi.

Kepada Kanalkalimantan.com, Muhammad Arsyad (48), koordinator gotong royong, karena pasokan air bersih sangat dibutuhkan maka warga berinisiatif membangun pipa saluran darurat untuk menyalurkan air bersih.



“Kalau kita cuman menunggu dari pihak lain yang membangun pipa saluran ini, mungkin akan kesusahan, karena persediaan air bersih semakin berkurang. Jadi lebih baik kita kerjakan sendiri dulu, karena selain saluran pipa ini masih banyak lagi yang perlu dibenahi pasca banjir ini,” ucap pria yang merupakan mantan Kades Waki Baru, Jum’at (5/2/2021) sore.

Saluran pipa ini dibangun membentang di atas aliran sungai Waki atau biasa juga disebut sungai Hantakan, dari desa Waki Baru hingga ke desa Waki Seberang. Kawasan di atas desa Waki Seberang merupakan sumber mata air bersih langsung dari pegunungan.

Mantan Kades Waki Baru juga menambahkan, pembangunan saluran pipa darurat diakui terkendala derasnya arus sungai, sehingga susah untuk melakukan pemasangan kawat besi untuk penyangga pipa.

“Selain karena derasnya arus sungai, kita juga terkendala karena alatnya yang masih belum memadai, ditambah kawat besi ini sangat berat, oleh sebab itu kita perlu bantuan tenaga banyak orang menarik kawat ini,” ujarnya.

Sementara itu, untuk dana yang digunakan dalam pembelian bahan material pipa ini, bantuan dari PT Sinar Mas Surabaya.

“Selagi ada yang mau membantu, alangkah baiknya kita maanfaatkan sebaik-baiknya dan secepatnya, supaya warga desa Waki tidak lagi kekurangan air bersih. saya mewakili warga desa Waki mengucapkan terimakasih ke pihak perusahaan atas bantuannya kepada Desa Waki,” pungkasnya.
(kanalkalimantan.com/tius)

 

Reporter : Tius
Editor : Bie

 

 

 


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Lanjutkan membaca

Paling Banyak Dibaca

-->