Connect with us

HEADLINE

Uang Belasan Juta Hingga HP Ditemukan di Lapas Banjarbaru

Diterbitkan

pada

Penggeledahan yang dilakukan Divpas di Lapas Banjarbaru, kemarin malam. Foto: rico

BANJARBARU, Penggeledahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III Banjarbaru kembali dilakukan pada Kamis (14/2) malam. Uang dengan total jumlah Rp 14 juta dan HP ditemukan dalam razia tersebut.

Razia kali ini dilakukan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalsel, Divisi Pemasyarakatan (Divpas). Untuk Lapas Banjarbaru, seluruh blok tahanan tak ada yang luput dari pemeriksaan.

Dari pantauan Kanalkalimantan.com di lapangan, terlihat seluruh petugas hingga beberapa Kepala Lapas/Rutan di Kalsel turut hadir dalam razia ini seperti Lapas Karang Intan, Lapas Banjarmasin hingga Lapas Teluk Dalam. Terhitung ada sebanyak kurang lebih 217 petugas yang diturunkan. Sebelum memulai pemeriksaan, Kadivpas Kemenkumham Kalsel Alfi Zahrin Kiemas,Bc.IP.,S.Sos.,MH memimpin upacara dan memberikan arahan kepada para anggotanya.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagian mengatakan kegiatan ini adalah langkah progresif dan serius upaya pemberantasan narkoba di rumah tahanan negara. Ia juga menegaskan kegiatan ini untuk menangkis isu yang beredar di masyarakat bahwa adanya indikasi pengendalian dari dalam Rumah Tahanan sehingga barang-barang terlarang dimiliki oleh para tahanan.

“Kita akan terus lakukan secara rutin hingga benar-benar clear, karena banyak isu yang beredar di masyarakat bahwa adanya permainan didalam lapas ataupun rutan, bahkan petugas ikut terlibat. Jadi biar jelas semua ” ungkapnya saat memantau kegiatan.

Ferdinand tidak menampik selama ini masih adanya keterlibatan petugas dalam memasukan barang-barang terlarang kepada warga binaan. “Sudah ada beberapa kejadian yang mana anggota kita terlibat, untuk itu kita antisipasi terus salah satunya lewat test urine. Juga penggeledahan seluruh ruangan kerja petugas untuk memastikan seluruh ruangan clear dari penyimpangan,” bebernya.

Di Lapas Kelas III Banjarbaru ini tercatat ada seribu lebih warga binaan di 10 blok tahan yang terdiri dari blok A sampai J. Tidak terkecuali Blok Melati khusus tahanan wanita juga turut diperiksa.  Situasi begitu kondusif meskipun jam malam  para tahanan terganggu. Bahkan beberapa tahanan juga sembari shalat saat kegiatan berlangsung.

Uniknya di masing-masing blok, terlihat taman hingga air mancur yang kian memanjakan mata. Dari informasi yang di dapat taman ini merupakan kreatifitas dari para tahanan yang mana ingin membuat rumahnya saat ini terlihat kian asri.

Kurang lebih 3 jam penggeledahan berlangsung, petugas menemukan berbagai macam-macam barang terlarang. Barang barang tersebut seperti HP, uang, dan sarana Instalasi listrik liar.

Kadivpas Kemenkumham Kalsel, Alfi Zahrin Kiemas mengungkapkan petugas menemukan uang didalam Lapas mencapai belasan juta. Menurutnya, uang tersebut merupakan uang koperasi yang dibawa para tahanan.

“Total uangnya mencapai Rp 14 juta. Rupanya uang ini adalah uang koperasi yang dibawa ke dalam kamar tahanan. Seharusnya uang ini dikembalikan ke petugas. Mereka tidak boleh pegang uang” katanya.

Selain itu petugas juga menemukan, 8 buah handphone berbagai merek, alat cukur, kabel listrik dan lain lain. Terkait identitas tahanan yang kedapatan menyimpan dan mempergunakan HP, petugas akan memberikan penindakan.

Kadivpas mengatakan indikasi masuknya barang barang tersebut melalui kunjungan dari para keluarga ataupun kerabat warga binaan. Ia mengklaim pihaknya tidak mampu memeriksa pengunjung seakurat mungkin, ditambah lagi fasilitas yang juga belum terpenuhi.

“Ini menjadi evaluasi bagi kita, bagaimana barang-barang ini bisa masuk sehingga ini nanti dikedepan hal ini bisa di minimalisir. Seperti alat X-ray kami tidak punya. Kita masih nunggu bantuan dari pusat. Mungkin yang akan cepat terealisasi, Metal Detector,” pungkasnya.(rico)

Reporter:Rico
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  • 7
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    7
    Shares
Advertisement
-->