Connect with us

Dishut Prov Kalsel

Tingkatkan Kompetensi SDM, BPTH Adakan Pelatihan Teknis Persemaian

Diterbitkan

pada

BPTH adakan Pelatihan Teknis Pengembangan Persemaian Tanaman Kehutanan Foto: dihut

BANJARBARU, Guna mensukseskan Gerakan Revolusi Hijau yang salah satunya dengan pemenuhan ketersediaan benih dan bibit berkualitas, diperlukan kemampuan teknis yang mumpuni bagi para pelaksana pengelola persemaian di tingkat tapak dalam hal pengelolaan dan produksi benih/bibit di persemaian. Untuk itulah, Dishut Prov. Kalsel melalui BPTH adakan Pelatihan Teknis Pengembangan Persemaian Tanaman Kehutanan, Selasa (23/4).

Pelatihan yang diikuti oleh para pelaksana/pengelola persemaian dari berbagai daerah di tingkat tapak (KPH/Tahura) se-Kalsel ini diselenggarakan di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Banjarbaru selama 3 hari, dimulai tanggal 22 April 2019 kemaren proses registrasi peserta sampai dengan 24 April 2019 besok, dengan menghadirkan para pakar/narasumber berbagai disiplin ilmu persemaian dari Fahutan ULM Banjarbaru, BPDAS HL Barito, Balai Litbang LHK Banjarbaru dan pihak BPTH sendiri.

Dibuka oleh Sekretaris Dishut Prov. Kalsel, Warsita, S.Hut yang wakili Kadishut dalam sambutannya membuka acara, katakan sangat mengapresiasi pelatihan ini demi mendukung kegiatan penyediaan bibit di tingkat tapak. “Pelatihan ini merupakan bagian dari proses peningkatan integrasi dan kompetensi SDM di lapangan, khususnya untuk kuasai teknik pembuatan dan pengelolaan persemaian di tingkat tapak”, jelasnya.

Selanjutnya Warsita menambahkan, pembangunan perbenihan tanaman hutan khususnya kegiatan pemenuhan benih/bibit di Kalsel tidak akan pernah terjadi secara efektif kalau hanya salah satu pihak saja yang aktif. “Semua pihak terkait harus saling support agar terjadi interaksi yang berdaya guna”, terangnya.

“Tujuan akhir dari pelatihan ini selain meningkatkan kemampuan teknis pelaksana/pengelola persemaian, juga diharapkan dapat menumbuh kembangkan semangat profesionalisme dan kecintaan mendalam terhadap penyelenggaraan atau pengelolaan persemaian di tingkat tapak”, tandasnya.

Dalam pelatihan ini, para peserta akan mendapatkan teknik pengenalan dan penanganan benih ortodoks dan rekalsitran, teknik membuat rantek dan masterplan persemaian manual maupun persemaian modern, teknik pembuatan tanaman vegetative (stek) serta teknik dan manajemen persemaian.

Terakhir, para peserta pelatihan akan langsung lakukan praktik dan tinjau lapang ke persemaian permanen milik BPDAS-HL Barito di Kandangan sebelum acara penutupan keesokan harinya.(rendy/dishut)

Reporter:rendy/dishut
Editor:Cell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->