Connect with us

Kota Banjarbaru

Tambah Pesona Mess L Banjarbaru, Pemkot Normalisasi Sungai Komet

Diterbitkan

pada

Normalisasi sungai Komet untuk menambah keindahan Mes L Banjarbaru Foto: rico

BANJARBARU, Pemko Banjarbaru rupanya juga menjalankan proyek lain disamping merekonstruksi bangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Mes L Banjarbaru. Proyek tersebut yaitu Normalisasi sebuah Sungai yang tak tampak dari pandangan masyarakat umum di Kota Banjarbaru yang diberi nama Sungai Komet.

Letak Sungai ini sendiri berada diantara Jalan Garuda dan Jalan Merpati Kelurahan Komet. Namun secara kasat mata sungai ini tidak dapat terlihat lantaran posisinya di bagian bawah. Tepatnya di belakang pohon besar Mes L.

Sebab bersinggungan langsung dengan RTH Mes L, proyek normalisasi sungai ini terpaksa harus mengimbangi, agar nyaman dipandang dan terjaga keasriannya.

Terkait kondisi sungai ini, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA), Dinas Pekerjaan Umum & Penataan Ruang (PUPR), Sumaryono memberikan jawaban tentang pembangunannya. “Itu bentuknya normalisasi. Kita keruk yang dangkalnya, terus di bagian kiri kanannya juta di siring,” kata Sumaryono.

Selama ini Sungai Komet ini tidaklah populer, lantaran lokasinya tersembunyi dari jalan utama. Tetapi sebetulnya katanya sungai sepanjang kurang lebih 500 meter ini berfungsi menampung air hasil aliran dari drainase di di beberapa titik jalan A Yani serta perumahan sekitar sungai.

“Memang fungsi awalnya untuk itu, jadi dapat mengatasi genangan kalau ada drainase yang penuh. Nah sekarang ini karena Mes L direkonstruksi, kita pikir mengapa tidak dipermak lebih cantik biar tidak ada kesan kumuh atau kotor,” jelasnya.

Diketahui, Dinas PUPR Banjarbaru menggolontorkan anggaran sekitar Rp 100 juta sejak dua bulan lalu dalam pengerjaan proyek sungai ini guna membangun groundsill (penambat) untuk mengatur arus sungainya.

Ditanya apakah ada potensi menjadikan sungai ini sebagai alternatif wisata, Yono tak mengira bakal begitu. Sebab katanya tujuan awalnya hanya untuk menormalisasi dan menghilangkan kesan kumuh di areal Mes L. “Untuk sementara normalisasi saja. Kalau ke depannya belum ada rencana ke sana (pariwisata). Tapi sebetulnya punya potensi kalau dibuat seperti (sungai) Kemuning,” pungkasnya.

Salah seorang warga Mentaos Banjarbaru, Iqbal mengaku tak mengetahui soal sungai ini. Meskipun ia selama ini sering lalu lalang di sekitaran Mes L. “Kalau tidak diberitakukan (wartawan) dan ditunjukkan fotonya saya tidak tahu. Kalau menurut saya bagus saja, kalau bersih sepertinya akan menarik jika bisa digunakan untuk berenang,” ungkapnya. (Rico)

Reporter : Rico
Editor : Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->