Pendidikan
Tahun Depan, Dispersip Kalsel Bakal Miliki Layanan Perpustakaan Disabilitas
BANJARMASIN, Empat perpustakaan daerah di Kalsel yakni Dispersip Kalsel, Dispersip Tapin, Dispersip Tabalong, dan Dispersip Banjarbaru bakal mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020 dari Perpusnas RI.
Dispersip Kalsel bakal mendapat alokasi DAK 2020 sebesar Rp4,5 miliar untuk perluasan gedung layanan perpustakaan khusus disabilitas. Dispersip Tapin bakal terima alokasi Rp10 miliar untuk bangunan gedung layanan perpustakaan, sementara Dispersip Tabalong kebagian alokasi DAK Rp1,7 miliar untuk renovasi gedung layanan perpustakaan, dan Dispersip Banjarbaru mendapatkan alokasi DAK Rp1,5 miliar untuk TIK dan perabot perpustakaan.
Kabar alokasi dana untuk pengembangan literasi di Kalsel itu terungkap saat rapat penyusunan rencana kerja DAK bidang pendidikan subbidang perpustakaan tahun anggaran 2020 Perpusnas RI. Rapat penyusunan dihadiri oleh Kepala Dispersip, Sekretaris, Kasubag Perencanaan dari 177 daerah penerima DAK 2020 se Indonesia.
Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando mengatakan, terdapat 177 daerah yang mendapatkan alokasi DAK 2020 dari total dana DAK 2020 sebesar Rp 450 miliar dan angka ini meningkat dari DAK 2019 sebesar Rp 300 miliar.
Diharapkan daerah yang mendapatkan DAK 2020 untuk bangunan gedung layanan, perluasan gedung layanan, rehab gedung layanan, tik, perabot dan buku agar jangan melihat besaran angkanya, namun semangat pengembangan layanan dan kebahagiaan pustakawan.
“Dalam hal melayani dengan aktualisasi sebagai pejuang memakai filosofi 3 jarum jam, tidak akan bergerak jarum menit, jika tidak ada jarum detik, begitu juga tidak akan bergerak jarum jam jika tidak ada jarum menit, jadi sekecil apapun yang diterima dari alokasi DAK 2020 pasti akan bermanfaat dan ada dampak positif di daerah,†beber Syarif Bando.
Sementara itu, Drs Deni Kurniadi MHum, Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas RI mengemukan arah kebijakan pembangunan Perpustakaan 2020 adalah meningkatkan kualitas SDM dan kesejahteraan rakyat melalui penguatan literasi untuk kesejahteraan. “Literasi informasi terapan dan inklusif pendampingan masyarakat untuk literasi informasi dan pemerataan pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial,†ujarnya. Untuk endukung pencapaian IPM Indonesia melalui pembudayaan kegemaran dan pemanfaatan perpustakaan.
Perpusnas RI ingin meningkatkan ketersediaan sumber daya pengetahuan dan karya intelektual baik tulis, cetak dan rekam untuk kepentingan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan nasional melalui perpustakaan.
“Tujuannya untuk pengembangan infrastuktur layanan perpustakaan sesuai dengan SNP, pemerataan infrastruktur dan akses terhadap layanan perpustakaan dan sinergitas perpustakaan di pusat, daerah, swasta, komunitas dalam pembangunan masyarakat,†bebernya. (bie)
Editor : Kk
-
HEADLINE3 hari yang laluSatpol PP Banjar Tertibkan 23 Bangunan di Gambut, Ditemukan Fasilitas Karaoke dan Kamar di Warung Makan
-
Kota Banjarbaru3 hari yang laluPemko Banjarbaru Gelar Pra Musrenbang Tematik Stunting
-
Kabupaten Balangan3 hari yang laluGelang Simpai Kekayaan Lokal Dayak Meratus
-
kampus3 hari yang laluMahasiswa Kumpulkan Rp5,2 Juta untuk Korban Kebakaran Kuin Cerucuk
-
Kota Martapura3 hari yang laluMasuk April Wali Kota Yamin Minta Percepatan Realisasi Anggaran
-
HEADLINE1 hari yang laluSetahun Disegel, Begini Kondisi TPA Basirih Sekarang







