Connect with us

Politik

Surat Suara Kurang, Pemilih di TPS Lapas Banjarbaru Belum Mencoblos

Diterbitkan

pada

banyak napi di Banjarbaru yang tak bisa mencoblos Foto: rico

BANJARBARU, Ratusan warga binaan dan puluhan pegawai di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Banjarbaru kelas III Banjarbaru hingga pukul 13.00 Wita masih belum dapat menyalurkan hak suaranya. Hal ini lantaran distribusi surat suara masih belum tiba sejak pagi tadi, Rabu (17/4).

Diketahui ada dua TPS yang berada di dalam Lapas Banjarbaru yakni TPS 21 dan TPS 27. Dari pantauan kanalkalimantan, terlihat Warga Binaan mengantri dibalik pagar pembatas untuk dapat menyalurkan hak suaranya. Masing-masing warga binaan bergilirah mencoblos dalam satu kelompol yang terdiri dari sepuluh orang.

Total napi di Lapas Banjarbaru berjumlah lebih dari 1.600 orang. Namun, untuk total pemilih di Lapas Banjarbaru berjumlah 431 orang. Terdiri dari DPT (Daftar Pemilih Tetap) dan DPTb (Daftar Pemilih Tambahan).

Komisioner KPU Divisi Data & Informasi, Hereyanto mengatakan bahwa untuk total Napi yang bisa memilih sebanyak 398 orang. Sedangkan sisanya, yakni 33 adalah petugas lapas dan panwas TPS. Ia mengatakam lebih dari separo napi tidak bisa terlibat di Pesta Demokrasi, dikarenakan  tidak memiliki KT Elektronik.  “Karena syaratnya KTP El, jadi lebih dari 1200 ini tidak mempunyai KTP atau menunjukkannya,” katanya.

Proses pencoblosan di TPS 27 berjalan dengan lancar. Hal tersebut diungkapkan, Ketua KPPS 27, Dani  yang mengatakan ada 212 orang pemilih di TPS nya. Ia juga mengungkapkan hingga Siang hari pencoblosan telah selesai dan masih menyisakan surat suara.

“Surat suaranya aman, ada 212 surat Pilpres, 125 surat suara DPR RI, Surat suara DPD sebanual 204, surat suara DPRD Provinsi sebanyak 43 dan surat suara DPRD Kab/kota sebanyak 6 lembar,” ujarnya.

Namun berbeda dengan TPS 21 yang berada diseberangnya. TPS yang juga digunakan untuk pegawai Lapas menyalurkan hak siaranya, rupanya belum berjalan hingga jam terakhir pencoblosan.

Bahkan Ketua KPPS 21, Ikhwan Gunadi masih belum tau kapan hingga kapam surat suara akan tiba. Namun hal ini sudah dilaporkannya ke pihak KPU. “Tidak tahu surat suara sampai jam berapa. Ini kita terus koordinasikan,” katanya.

Kejadian ini pun disayangkan Kepala Lapas Banjarbaru, Abdul Aziz. “Ya saya menyayangkan kenapa ini bisa terjadi. Padahal masih banyak warga binaan yang belum mencoblos. Bahkan para pegawai, termasuk saya juga,” sesalnya.

Disisi lain, Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah saat melakukan peninjauan di Lapas Banjarbaru mengatakan hal tersebut sudah dilaporkan ke KPU Pusat. Ia juga mengatakan tidak hanya di Lapas Banjarbaru , namun juga banyak TPS yang masih kekurangan surat suara.  “Banyak TPS yang kekurangan surat suara. Untuk di Lapas Banjarbaru ini sudah kita printkan dan mengambil sisa-sisa surat suara di TPS yang sudah selesai,” pungkasnya.(rico)

Reporter: Rico
Editor: Chell

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->