Connect with us

HEADLINE

Simak Kekayaan 3 Calon Wakil Wali Kota Banjarbaru, Harta Wartono Cuma Rp 11,5 Juta!

Diterbitkan

pada

Dari tiga pasangan calon wakil wali kota Banjarbaru, Wartono memiliki kekayaan paling sedikit yakni Rp 11,5 juta. Foto: rico
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Tarung Pilkada tidak hanya melibatkan calon wali kota. Di lini kedua, pertarungan juga tak kalah sengit untuk menopang perolehan suara pasangan. Mereka adalah AR Iwansyah yang menjadi pendamping Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, lalu Wartono yang merupakan pendamping Aditya Mufti Ariffin, dan Darmawan Jaya Setiawan, incumbent yang menjadi pendamping dari Haji Martinus.

Peran para pendamping ini tak bisa diremehkan, mengingat mereka merupakan para petinggi parpol.

Disamping itu, secara langsung juga memberikan support moril dan non moril bagi pasangannya.

Menarik disimak, kekayaan yang dimiliki masing-masing calon wakil wali kota Banjarbaru ini. Dari data yang dihimpun Kanalkalimantan.com berdasar laporan LHKPN, kekayaan mereka cukup variatif. Ada yang belasan miliar, hingga cuma belasan juta rupiah saja.



 

Dari data yang dihimpun Kanalkalimantan.com, calon Wakil Wali Kota Banjarbaru yang paling tajir adalah Darmawan Jaya Setiawan. Dari data laporan LHKPN pertanggal 31 Desember 2019, kekayaan Wakil Wali Kota Banjarbaru ini mencapai Rp 12,9 miliar atau rincinya Rp 12.970.119.958.

Harta kekayaan Jaya didominasi kepemilikan 12 lahan tanah dan 3 di antaranya telah didirikan bangunan. Seluruh tanah dan bangunan miliknya tersebut menyentuh nilai Rp 12 miliar.

Jaya memiliki 2 alat transportasi berupa mobil yakni CR-V dan Nissan Grand Livina, dengan nilai Rp 400 juta. Sisa harta kekayaannya berada di kategori kas dan setara kas dengan nilai Rp 1,4 miliar. Terakhir, Jaya juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 979 juta.

Di posisi dua, ditempati oleh AR Iwansyah. Dalam laporan yang disampaikan ke KPK, Iwansyah memiliki satu lahan tanah dan bangunan di Banjarmasin. Juga, satu lahan tanah -tanpa bangunan- seluas 420 meter persegi di Banjarbaru. Nilai seluruhnya ialah Rp 530 juta.

Sementara di kategori alat transportasi dan mesin, Ketua DPD Golkar Banjarbaru itu diketahui hanya memiliki 1 unit motor dengan nilai Rp 9 juta. Untuk kategori harta bergerak lainnya ditaksir senilai Rp 85 juta dan di kategori kas dan setara kas senilai Rp 12,5 juta.

Iwansyah juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 135,4 juta. Total harta kekayaan Iwansyah jika dijumlah senilai Rp 501 juta atau lebih rinci Rp 501.100.000.

Dan di urutan buncit, ditempati Wartono. Total ia memiliki kekayaan sebesar Rp 11,5 juta atau tepatnya Rp 11.561.803. Harta kekayaan Wartono dilaporkan pada 31 desember 2019, saat ia menjabat sebagai anggota DPRD Kota Banjarbaru.

Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarbaru itu hanya memiliki 1 tanah dan bangunan, dengan nilai hampir sebesar Rp 247 juta. Ia juga memiliki 4 kendaraan, yakni 2 mobil dan 2 motor, dengan nilai seluruhnya mencapai Rp 299 juta. Dalam situs LHKPN, Wartono memiliki utang sebesar Rp 660 juta.

LHPKN bukanlah instrumen untuk melihat kebersihan ketiga paslon di Pilkada Banjarbaru. Melainkan hanya sebatas tolak ukur ketaatan hukum para paslon dalam menjalankan prosedur.

Kini, publik kota Banjarbaru telah siap dihadapkan pada euforia pesta demokrasi selama beberapa bulan ke depan. Keputusan untuk memilih siapa Wali Kota dan Wakil Wali Kota menentukan nasib kota berjuluk Idaman selama 4 tahun ke depan. (kanalkalimantan.com/com)

Reporter : Rico
Editor : Cell


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->