Connect with us

Ekonomi

Sempat Melambung, ESDM Kalsel: Harga Gas 3 Kg Mulai Stabil

Diterbitkan

pada

Gas tabung 3 Kg hanya diperuntukan untuk warga miskin. Foto: dok.kanalkalimantan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Kelangkaan dan meningkatnya harga LPG (Liquified Petroleum Gas) 3 KG di Provinsi Kalimantan Selatan diklaim mulai dapat ditanggulangi.
Hal itu atas upaya pihak kepolisian yang aktif menindak para oknum penjual yang menimbun serta menjual LPG 3 Kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kepala Bidang Energi ESDM Kalsel Sutikno mengapreasiasi upaya tegas yang dilakukan oleh pihak kepolisian.  Menurutnya, para oknum pangkalan itu telah diberikan tindakan tegas seperti shock therapy untuk memberikan efek jera.

“Kalau ada kesalahan atau kekhilafan mungkin saat ini akan ada tindakan tegas, seperti diberi shock therapy, tetapi kalau mengulangi bisa saja dipidana, karena ini melanggar undang-undang,” ujarnya, Selasa (6/10/2020) siang.

Sutikno mengatakan mereka yang ditangkap nantinya akan dibina terkait kebijakan mendistribusikan gas bersubsidi ke masyarakat. Pihaknya meminta agen dan pangkalan mempunyai daftar orang miskin yang akan didistribusikan gas 3 Kg.



“Akan kita bina terkait LPG 3 kg ini, karena LPG 3 kg ini tidak diperjual belikan tetapi didistribusikan. Pangkalan nantinya kita minta harus mempunyai daftar orang miskin yang akan mendapat distribusi,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pertamina melalui pola operasi pasar di beberapa daerah, kata Sutikno, dinyatakan penjualan LPG 3 Kg dan harganya perlahan sudah mulai stabil.

“Ada 2,5 juta tabung gas yang disalurkan per bulan dan laporan Pertamina lancar dan normal. Kalau per tahun dialokasikan sekitar hampir 89.000 metrik ton atau setara hampir 89 juta kilogram, dan ini sudah sangat mencukupi untuk kuota LPG 3 Kg di Kalimantan Selatan,” paparnya.

Terakhir Sutikno membantah isu yang beredar pemerintah akan menghapuskan subsidi gas 3 Kg. Ia berharap kepada warga agar tidak panik, sebab dipastikan stok tersedia.  “Isu itu tidak benar.

Pemerintah hingga 2021 masih akan subsidi tabung gas 3 kilogram dimana dialokasikan nasional 7 juta metrik ton. Ke depan diharapkan distributor diminta untuk mendata mana warga yang berhak mendapatkan gas 3 kilogram yang disubsidi dari pemerintah. Karena ke depan, penjualan akan dilakukan semi terbuka. Artinya, bagi yang punya kartu saja yang dapat,” pungkasnya. (kanalkalimantan.com/rico)

 

Reporter: Rico
Editor : Bie


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->