Connect with us

Kota Banjarbaru

Satpol PP Panggil Badut Jalanan, Diperbolehkan, Asal Patuhi Ini!

Diterbitkan

pada


BANJARBARU, Pemilik dan pemeran profesi badut jalanan karakter kartun dipanggil Satpol PP Banjarbaru, Selasa (20/2) siang. Pemanggilan itu dimaksudkan untuk koordinasi terkait kegiatan badut jalanan karakter kartun di beberapa titik di Kota Banjarbaru yang menuai pro dan kontra warganet.

Kehadiran mereka disambut oleh anggota PPNS Yanto Hidayat dan Bahrain Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Banjarbaru.

Menurut Yanto Hidayat pertemuan dilaksanakan sebagai bentuk koordinasi, meminta agar para pemeran badut jalanan karakter kartun untuk mencari lokasi atau titik mangkal aman dan tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan umum.

Satpol PP Kota Banjarbaru meminta keberadaan badut jalanan di depan kampus ULM, tepatnya pertigaan jalan agar berpindah titik mangkal. Karena dipertigaan jalan A Yani-STM depan ULM Fakultas Kedokteran itu berbahaya, dan demi keselamatan para pengguna jalan dan badut jalanan mereka harus pindah.



BERSEPAKAT, Pemilik dan pemeran profesi badut jalanan karakter kartun dipanggil Satpol PP Banjarbaru, Selasa (20/2) siang. Foto : abdullah

Yanto menganjurkan kepada para badut jalanan yang berhadir untuk menempati beberapa fasilitas hiburan di Kota Banjarbaru, seperti di Taman Van Der Pijl, lapangan Murjani, tempat-tempat wisata dan taman-taman atau ruang terbuka hijau lainnya.

Bahrain menambahkan, kalau bisa cari posisi yang tidak mengganggu orang banyak jangan di pertigaan jalan atau belokan atau persimpangan seperti yang ada di depan ULM.

“Selain itu juga ada jasa yang ditawarkan kepada masyarakat, misal seperti jasa foto,” ujarnya.

PPNS Satpol PP Banjarbaru ini memastikan pertemuan menghasilkan kesimpulan kalau badut jalanan masih boleh beroperasi.

“Boleh saja, tapi dilarang untuk mangkal di pinggir jalan, silakan jalan-jalan keliling saja. Kalau mau mangkal di tempat yang aman seperti lapangan Murjani atau taman,” tegas Yanto.

Yanto juga menghimbau kepada para pemeran badut jalanan untuk berinovasi dengan mencari lokasi lain yang bisa menguntungkan bagi mereka, namun juga tidak mengganggu para pengguna jalan.

Dari pertemuan ini pemilik kostum badut jalanan karakter kartun serta para pemeran badut menyetujui kesepakatan bersama tersebut walau hanya kesepakatan secara lisan.

Salah seorang pemilik kostum badut, Sarwani menyetujui terkait hasil pertemuan yang dilaksankan. “Bagus sekali pertemuan jni, senang sekali masih boleh berusaha, saya akan mensosialisasikan ke rekan-rekan yang lain untuk mentaati kesepakatan bersama ini,” ucapnya.(abdullah)

Reporter: Abdullah
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->