Connect with us

Kota Banjarbaru

“Rumah Makan Gratis” Senin-Jumat di Banjarbaru, Ini Lokasinya

Diterbitkan

pada

Para pekerja harian yang memanfaatkan makan dan minum di rumah makan gratis di Banjarbaru. Foto: shintia

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Patut ditiru, seorang Fahrizal (31), perantau asal Singkawang, Kalimantan Barat membangun tempat makan gratis di masa pandemi.

Halaman dan garasi depan rumah di Komplek Citra Dalam Permai, Jalan Karang Rejo, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, disulap menjadi rumah makan.

Fahrizal melakukannya semata-mata hanya ingin berbagi dengan sesama. “Masalah takut uang habis, dan menjadi miskin tidak ada. Karena rezeki sudah diatur Allah. Semakin banyak berbagi semakin banyak rezeki,” ucap Fahrizal.

Dia sendiri membatasi jumlah orang yang akan datang ke warungnya tersebut, apabila makanan masih tersedia, maka akan dilayaninya.



 

 

Baca juga: HSU Raih Penghargaan Kabupaten Layak Anak 2021

“Biasanya yang sering ke sini para petugas kebersihan, para ojek online, buruh, warga sekitar, dan juga anak-anak santri,” terangnya.

Rumah makan gratis ini didirikan tepat di samping rumah pribadi, dulunya adalah garasi. Rumah makan gratis ini baru saja dibuka, setelah Idul Fitri lalu, belakangan lokasi ini sudah viral di media sosial. Buka setiap hari Senin hingga Jumat, pukul 10.00-14.00 Wita.

Pertama bertekad membangun rumah makan gratis ini, ia mengaku tidak mempunyai modal sama sekali dan sempat terpikir mau menjual mobilnya sebagai modal.

“Tidak disangka dan tidak diduga ternyata setelah lebaran, Tuhan berkata lain dan memberikan saya rezeki. Jadi mobil tak jadi dijual,” ujar Fahrizal -sapaan akrabnya-, Kamis (29/72021).

 

Baca juga: Dipecundangi Malaysia, Kevin/Marcus Terhenti di Perempat Final Olimpiade Tokyo 2020

Pun, misalnya ada pejabat yang berkenan mampir ke rumah makan gratis miliknya ini, ia terbuka pintu kepada siapa saja. “Silahkan makan ke sini sambil silaturahmi,” ucapnya.

Ide rumah makan gratis ini pertama kali terinspirasi memang karena dorongan niat untuk berbagi terhadap sesama. Karena ia merasa mudah iba terhadap orang lain.

“Saya berkeliling setiap harinya pada saat tidak ada kesibukan, saya sempatkan keliling Banjarbaru untuk membagikan makanan mulai dari tukang sapu, badut di jalanan, tukang ojek atau juru parkir,” ujar Fahrizal.

Sehari ini bisa menghabiskan sekitar 15 sampai 20 liter beras, semuanya untuk makanan yang disiapkan rata-rata 200 porsi. “Dana yang saya peroleh sebagian dari milik pribadi dan juga dari donatur yang ikut serta membantu,” tambahnya.

“Semoga juga ada orang lain mau membuka rumah makan gratis, sehingga tersebar di seluruh Kalimantan Selatan, supaya semua orang tidak ada yang menahan lapar dan sebagainya,” harapnya. (kanalkalimantan.com/shintia)

Reporter: shintia
Editor : bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->