Connect with us

DISHUT PROV KALSEL

Rehabilitasi 75 Ha Lahan Kritis di Artain oleh PT STU

Diterbitkan

pada

Upaya menyukseskan Program Revolusi Hijau seluas 35 ribu hektare di Kalsel. Foto : dishut kalsel

ARANIO, Sekitar 75 hektare lahan kritis sudah ditanami PT Satui Terminal Umum (STU). Penanaman dilakukan di Daerah Aliran Sungai (DAS), Desa Artain, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.

Penanaman dilaksanakan sebagai tanggung jawab yang harus dilaksanakan setiap pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) di Kalsel untuk mendukung kegiatan Rehabilitasi DAS di Kalsel.

Sekretaris Dishut Kalsel Rahmaddin mengatakan, PT STU sebagai pemegang IUPPKH di daerah tersebut mulai melaksanakan penanaman sejak Pebruari lalu. Total luasan yang harus direhabilitasi PT STU seluas 735 Ha dengan jenis tanaman yang ditanam adalah jengkol dan keminting.

“Pemilihan jenis tersebut dipilih berdasarkan instruksi Kadishut Prov Kalsel Dr Hanif Faisol Nurofiq SHut MP agar pada saat tanaman tumbuh besar nanti masyarakat dapat menikmati buahnya sekaligus mampu menimbulkan rasa memiliki akan tanaman tersebut, sehingga masyarakat turut serta menjaga tanaman tersebut,” beber Rahmaddin.



Rahmaddin menambahkan, penanaman IPPKH PT STU merupakan bagian dari target penanaman IPPKH secara keseluruhan di Provinsi Kalsel yang di targetkan seluas 15 ribu hektare, guna menyukseskan Program Revolusi Hijau seluas 35 ribu hektare di Kalsel.

Menurut Rahmaddin, kepastian 75 hektare lahan sudah ditanami PT STU tersebut sudah dipastikan pada saat tim dari Dinas Kehutanan yang didampingi oleh RPH Sungai Luar melaksanakan monitoring ke Desa Artain, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. (abdullah)

Reporter : Abdullah
Editor : Abi Zarrin Al Ghifari


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->