Connect with us

Kota Banjarmasin

PPKM Diperpanjang, 12 Daerah di Kalsel Level 1 dan 2, Hanya Banjarmasin Level 3

Diterbitkan

pada

Antusias masyarakat saat mengikuti pelaksanaan vaksinasi di Kota Banjarbaru melibatan. Foto: Dinkes Banjarbaru

KANALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kembali kembali mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri terkait perpanjangan PPKM. Keputusan terbaru menetapkan 12 Kabupaten Kota di Provinsi Kalimantan Selatan masuk dalam assemen level 1 dan 2.

 

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri terbaru bernomor 21 Tahun 2022, setidaknya ada 5 daerah yang berada dalam PPKM assesmen level 1. Yakni Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Balangan.

 



Kemudian untuk assesmen level 2, meliputi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tapin, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, dan Kabupaten Tabalong. Sementara Kota Banjarmasin menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Kalsel yang masih berada dalam PPKM level 3.

 

Penetapan assesmen level ini sebagaimana hasil evaluasi pemerintah pusat berdasarkan indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat, pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi covid-19, hingga indikator capaian total vaksinasi di tiap-tiap daerah.

 

Adapun pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di luar Pulau Jawa dan Bali selama dua pekan ke depan dari 12-25 April 2022.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa penerapan level PPKM secara luas tengah menunjukan progres yang cukup baik. Terbukti banyaknya daerah-daerah yang telah mengalami penurunan level dalam kebijakan pembatasan mobilitas masyarakat.

 

“PPKM mengalami perbaikan yang signifikan dengan level 3 turun dari 110 menjadi 43 kabupaten/kota dan level 1 naik dari 26 menjadi 84 kabupaten/kota. Lalu untuk daerah yang mencatat level 2 PPKM juga meningkat dari 250 menjadi 259 kabupaten/kota,” katanya.

 

Berdasarkan evaluasi level asesmen, terang Airlangga, Transmisi Komunitas Kasus Konfirmasi terus menurun dan sudah tidak ada provinsi yang berada di level 4. Yakni level asesmen 3 terdapat tujuh provinsi, level asesmen 2 ada 17 provinsi, dan level asesmen 1 ada tiga provinsi.

 

Tingkat kematian juga terus terkendali (seluruh provinsi di level 1), namun sebanyak 16 provinsi masih memiliki kapasitas respons “terbatas” akibat testing atau tracing yang terbatas, dan tujuh provinsi lain di kategori “sedang”, dan empat provinsi “memadai”. (Kanalkalimantan.com/al)

 

 

 

 

 

 

 


Uploader Terpercaya Kanal Kalimantan

iklan

Disarankan Untuk Anda

<

Paling Banyak Dibaca

-->