Connect with us

HEADLINE

Pemkab Banjar Harus Tes Urine Seluruh ASN!, Terkait 2 Pegawai Tertangkap Nyabu

Diterbitkan

pada

DITANGKAP, Oknum pegawai di lingkungan Pemkab Banjar saat diamankan Sat Resnarkoba Polres Banjar. Foto : Sat Resnarkoba Polres Banjar

MARTAPURA, Pasca tertangkapnya 2 pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjar yang kedapatan miliki barang terlarang Narkoba jenis sabu-sabu, menuai respon beragam warganet.

Rata-rata warganet dibuat terkejut dan merespon miring kelakukan 1 ASN dan 1 tenaga honorer Pemkab Banjar hasil tangkapan Satuan Res Narkoba Polres Banjar, Jum’at (23/2) sore.

Seperti yang ditulis akun FB Arifin Zainal menulis pendek, “keterlaluan”. Akun FB milik Ahoi menulis Bravo Res Banjar.

Adapula akun FB yang menulis komentar. “Kacau sudah mencoreng Kabupaten Banjar yang berjuluk Serambi Mekkah Kota Santri, kasian Bupati KH Khalillurahman seorang panutan masyarakat,” tulis akun FB Mardani Mingg.



Lain lagi tulis akun FB milik J.Abdillah, “Sudah tahu BARANG TERLARANG…..tetap dilanggar, yang sangat disayangkan statusnya ASN. Dimohon untuk semua teman dan sahabat di Medsos, tolong viralkan kasus ini biar jadi pelajaran dan efek jera bagi ASN lainnya”.

J.Abdillah juga menulis, “Hati2 ASN lainnya bisa dilaksanakan test urine oleh Bupati Banjar kerja sama dengan BNN dan Polres Banjar”.

Pantauan Kanal Kalimantan di dunia maya juga bermacam-macam, ada yang berkomentar seperti ini, “Kasian ASN otak warasnya sudah tidak dipakai lagi. Memalukan Pemkab Banjar, karena melakukan di Ruang Kerja”.

Akun FB Dian Azzahir berpendapat lain lagi, ia menulis, “pantas ae melayani masyarakat pina ngalih wan bungul mun ditaguk nang itu. Seduyau sarjana yang pintar nganggur kenapa Inya bisa jadi pegawai yu ???. Komentar itu ditanggapi akun FB Fitri Hayati seperti ini, “kajadian banyak duit to jadi kalakuan nyabu, baik ngasih anak yatim ada berkahnya duit hasil kerja. Klo terbukti ngisap sabu hukum aja,” tulisnya.

Beberapa pemilik akun FB juga mencoba memberikan solusi kepada Pemkab Banjar sebagai bentuk tanggung jawab kepada publik yang kadung dikecewakan ulah dua pegawai di lingkungan Pemkab Banjar itu.

Solusi itu seperti itu ditulis akun Mardani Mingg, “Perlu tes urin semua ASN Kab Banjar”. Ditanggapi pemilik akun bernama Rudy Ramadhan seperti ini, “kalau perlu setiap 6 bulan sekali,” tulis akun itu.

Sebelumnya diberitakan, dua oknum pegawai Pemkab Banjar bikin malu dan mencoreng instansi mereka sendiri. Kedapatan miliki narkoba di lingkungan perkantoran yang mestinya steril dari semua jenis narkoba. Mereka adalah FR (39) seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan RH (32) seorang tenaga honorer kedapatan simpan sabu-sabu di kantor Setda Kabupaten Banjar, pada Jumat (23/2) sekitar pukul 16.30 Wita, setelah jam kerja sudah berakhir.

Sat Resnarkoba Polres Banjar menggerebek FR dan RH di ruang kerja pribadi. Saat penangkapan itu barang bukti narkoba jenis sabu-sabu telah siap pakai berikut alat hisap.

Diduga FR yang seorang ASN Pemkab Banjar itu sudah lama menggunakan sabu-sabu. FR bersama RH selama ini diduga sering mengkonsumsi sabu-sabu bersama.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete membenarkan penangkapan dua pegawai di lingkungan Pemkab Banjar tersebut. Ia mengatakan terungkapnya kasus tersebut berkat hasil pendalaman penyelidikan yang dilakukan kurang lebih selama 1 bulan. Polres Banjar mendapat laporan informasi ada sejumlah orang pegawai Pemkab Banjar yang mengkonsusmsi narkoba di dalam lingkungan perkantoran.

“Kedua pelaku sudah diamankan, kasus ini masih kami lakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut guna ungkap jaringannya,” ujar Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete. (tim)

Reporter : Tim
Editor : Tim kanal kalimantan


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->