Musim Kampanye, Bisnis Percetakan Mulai Naik Order 25% - Kanal Kalimantan
Connect with us

Bisnis

Musim Kampanye, Bisnis Percetakan Mulai Naik Order 25%

Diterbitkan

pada

Salah satu pegawai percetakan di Banjarmasin sedang memantau hasil cetakan dari mesin. Foto : Arief Rahman

BANJARMASIN, Momentum Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden (Pileg dan Pilpres) tahun 2019 agaknya sudah mulai dirasakan dampaknya oleh pebisnis percetakan di Banua.

Salah satu pelaku jasa percetakan di Banjarmasin Akhmadi mengaku, sudah ada kenaikan order cetak di tempat mereka hingga 25 persen dibanding hari biasa.

“Sudah mulai banyak yang mengorder, bahkan  sudah sejak daftar caleg tetap belum disahkan. Kenaikannya sendiri kurang lebih sudah mencapai 25 persen,” jelas Owner Percetakan Algina, Selasa (2/10).

Adapun cetakan yang banyak diorder diantaranya spanduk, kartu nama, stiker dan kalender. Untuk harganya sendiri diakuinya bervariasi tergantung jumlah cetakan yang dipesan.

“Untuk spanduk harganya Rp 25.000 permeter, lalu kartu nama sebesar Rp 50.000 perkotak, kemudian stiker dibandrol Rp 1.000 perbuah dan kalender sebesar Rp 5.000 perbuah. Namun kalau memesannya dengan jumlah besar harganya jauh lebih murah,” sebut Akhmadi.

Walau mengalami kenaikan, ia pesimis kenaikan permintaan bisa lebih baik ketimbang Pemilu Legislatif tahun 2014 lalu. Hal ini mengingat begitu ketatnya peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait alat peraga kampanye.

“Kalau tahun 2014 lalu naiknya mencapai 40 persen. Kalau tahun ini kemungkinan agak sulit mencapai angka segitu, paling hanya mencapai 30 persen saja,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk pebisnis baliho dan billboard di Banjarmasin malah pesimis momentum Pileg dan Pilpres tahun 2019 mereka bisa memperoleh keuntungan yang signifikan.

Ketua Asosiasi Pengurus Daerah (Pengda) Asosiasi Perusahaan Periklanan Seluruh Indonesia (APPSI) Kalsel H Winardi Sethiono mengatakan, pesimisnya para pengusaha bilboard dan baliho meraih keuntungan dikarenakan ketatnya peraturan pemasangan iklan Caleg dari KPU.

“Harusnya ada kelonggaran lah dari KPU, hal ini agar para Caleg bisa bersosialisasi secara optimal melalui bilboard dan baliho. Dengan demikian kami yang bermain di bisnis ini bisa mendapatkan keuntungan yang bagus,” pungkasnya. (arief)

Reporter: Arief
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
Advertisement

Headline

Trending Selama Sepekan