Connect with us

Pariwisata

Memunculkan Kearifan Lokal di Karnaval Budaya, Siap Digelar 27 Agustus

Diterbitkan

pada

Kepala Disporaparbud Barsel Manat Simanjuntak Foto : digdo

BUNTOK, Berbeda dari tahun sebelumnya, Kabupaten Barsel biasanya menggelar pawai bertemakan pembangunan saat HUT Kemerdekaan RI, tahun ini mengusung tema pawai karnaval budaya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Barsel, Manat Simanjuntak menerangkan, untuk pawai pembangunan bisa dibilang sudah sering digelar, bahkan progress  pembangunan daerah dapat dilihat saat Barsel Expo.

“Sehingga arahan Bupati Barsel pada tahun ini kita tidak mengangkat pawai pembangunan, melainkan mengusung tema karnaval budaya,” kata Manat kepada Kanalkalimantan.com, Senin (19/8).

Ia mengatakan, alasan pemunculan karnaval budaya adalah sebagai langkah pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah melalui kearifan lokal dan eksploitasi kebudayaan yang ada di Kabupaten Barsel.

“Apalagi pada Festival Budaya Isen Mulang lalu, Barsel berhasil menjuarai karnaval budaya,” ungkap Manat.

Dijelaskannya, dalam karnaval budaya ini harus menonjolkan kebudayaan khas kabupaten setempat, seperti pemunculan permainan tradisional, ritual budaya, kearifan lokal dan pakaian adat khas Barsel.

Tak ketinggalan juga mobil hias, sambungnya, bahkan Disporaparbud meminta para peserta karnaval agar sepanjang jalan nanti untuk mendengungkan yel-yel atau lahab yang sering dilantunkan pada acara adat, mulai garis start hingga finish.

Adapun jadwal karnaval budaya yang sebelumnya direncanakan pada tanggal 24 Agustus, diubah ke tanggal 27 Agustus mendatang.

“Mudahan karnaval budaya ini berjalan lancar, terlebih animo masyarakat sampai saat ini cukup tinggi untuk ikut berpartisipasi. Mudahan ini menjadi awal yang baik terutama untuk kita meningkatkan PAD lewat kearifan lokal,” pungkas Manat. (digdo)

Reporter : Digdo
Editor : Bie

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->