PULPIS
Mantri Tani Ikut Mendorong Produksi Pertanian di Pulpis
PULANG PISAU, Untuk mendukung peningkatan produksi pertanian padi maupun produk hortikultura lain, petani selain didampingi tenaga penyuluh pertanian juga didampingi para mantri tani.
Dikatakan Slamat Untung Rianto, Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau, biasanya dalam 1 kecamatan akan ditempatkan 1 mantri tani yang akan mendampingi segala kegiatan pertanian, sehingga hasil yang diharapkan bisa lebih maksimal.
Tugas mantri tani langsung menyentuh segala aktivitas petani di lapangan. Bahkan 1 mantri tani biasanya membawahi 3 kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan.

Kepala Dinas Pertanian Pulang Pisau Slamet Untung Rianto. Foto : ds
“Kalau dulu hanya ada penyuluh yang mendampingi petani, 1 penyuluh bertugas untuk 1 desa. Saat ini ditambah dengan keberadaan mantra tani, sehingga petani akan lebih terbantu. Para penyuluh lebih kepada teknis. Tapi kalau mantri tani membantu menghubungkan permintaan kelompok tani ke dinas terkait. Misalkan mereka perlu bibit, nah mantri tani yang akan membantu memfasilitasinya,†terang Slamet.
Dikatakan Slamet, dalam beberapa tahun terakhir di Pulang Pisau selain tanaman padi juga terjadi peningkatan jumlah petani sayur hortikultura. Rata-rata sayur jenis cabe, mentimun, sawi, sayur kol, kacang panjang, semangka menjadi primadona yang ditanam. Untuk daerah sentra sayur, mantan Kadis Kehutanan Pulpis ini menyebut daerah Handel Balimau, Mantaren I , Mantaren II, Pangkoh dan Maliku dikenal paling banyak petani yang menanam sayuran.
“Meski terjadi peningkatan jumlah petani sayur hortikultura, namun untuk  memenuhi kebutuhan sayur di daerah masih rendah dan belum mencukupi,†katanya.
Apalagi untuk pasokan kebutuhan kota Palangkaraya, masih belum bisa memenuhi. Jika jeli ini sebenarnya prospek bagus untuk petani di Pulang Pisau.
“Kita pun terus berusaha untuk menggenjot sektor pertanian hortikultura. Salah satunya dengan menggandeng Gapoktan agar bisa terus menyemangati anggota,: tukas Slamet. (ds)
Editor:Bie
-
HEADLINE2 hari yang laluNobar Film “Pesta Babi” : Perjuangan Masyarakat Papua Melawan Biodiesel
-
Kalimantan Selatan3 hari yang laluGubernur Muhidin Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Embarkasi Banjarmasin
-
HEADLINE2 hari yang laluJerit Hati Anak Papua dari Banua: Hutan Kami Dibabat, Kolonialisme Berbaju Regulasi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluBupati HSU Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kawasan GOR Pangeran Suryanata
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara3 hari yang laluLomba Balogo dan Badaku di Lapangan Pahlawan Amuntai
-
Kabupaten Banjar3 hari yang laluSaidi Mansyur Lepas Keberangkatan 360 Calon Haji Asal Kabupaten Banjar






