Connect with us

Kanal

Lubang Jalan Jadi ‘Menu’ Harian Warga Desa Puntik Luar

Diterbitkan

pada

Kondisi jalan penghubung empat desa di Kecamatan Mandastana dalam kondisi rusak parah. Foto : rendy

MARABAHAN, Warga di Desa Puntik Luar saban hari harus menyantap menu harian jalan utama penghubung empat desa di Kecamatan Mandastana yang rusak dan berlubang. Ruas jalan sepanjang 6 Km tersebut diperbaiki 14 tahun silam.

Kondisi itu disampaikan Kepala Desa Puntik Luar Abdul Hasan, adapun jalan penghubung antar empat desa ini semakin parah saat musim penghujan. Selain licin, sebagian jalan yang nampak sudah miring juga mengancam keselamatan pengguna jalan ketika melintas.

“Beginilah kondisi jalan kami rusak berat, jalan ini terakhir dilakukan pengaspalan 14 tahun yang lalu. Ini adalah jalan utama untuk menuju Desa Bangkit Baru, Sungai Ramania hingga Desa Tanipah dan jalan Lingkar Utara,” akunya.

Ditambahkan Hasan, kendati wacana perbaikan jalan ini sering menjadi prioritas utama di Musrenbang tingkat kecamatan, namun hingga sekarang masih belum ada perbaikan.



Selain kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang di Desa Puntik Raya, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, tiang listrik yang nampak miring dan berkarat semakin memperihatinkan. Ditambah jalan antar desa ini juga sangat minim penerangan, sehingga sangat dikeluhkan warga.

“Kami juga sudah memohon kepada pemerintah daerah memberi penerangan jalan, tapi tidak ada tanggapannya. Tiang listrik juga sudah banyak keropos sangat membahayakan, tiang ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1993 di desa kami,” jelasnya.

Diharapkan dengan adanya realisasi PJU yang terpasang di poros jalan utama ini nantinya dapat membuat warga yang melintas merasa aman dan nyaman. (rendy)

Reporter : Rendy
Editor : Bie


iklan

Disarankan Untuk Anda

Paling Banyak Dibaca

-->