Connect with us

Peristiwa

Kotak Kardus Isi Bayi Laki-laki, Warga Sungkai Gempar

Diterbitkan

pada

Ilustrasi bayi dibuang dalam kotak. Foto : net

MARTAPURA, Warga Desa Sungkai, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, geger menyusul temuan sesosok bayi tak bernyawa dalam kotak kardus depan rumah warga. Bayi yang ditemukan dalam kotak kardus ditutupi daun pisang, Sabtu (2/2) sekitar pukul 10.30 Wita.

Temuan kardus isi bayi ini tentu saja membuat gempar warga. Warga yang biasa menggelar lapak jualan di tepi jalan A Yani -tak jauh dari Pasar Sungkai- langsung berdatangan karena dibuat penasaran. Jasad bayi berkulit putih itu dibungkus dalam kotak kardus, diselimuti handuk putih. Sementara bagian kepala bayi ditutup handuk mungil berwarna biru, dibalut baju putih les merah.

Kotak kardus itu belakangan diketahui berisi mayat bayi setelah dua hari berada di teras rumah warga yang jarang ada di rumah. Kecurigaan isi kotak kardus itu, ketika pemilik rumah mau memarkir motor ke teras dan mencium aroma tak sedap.

“Pas dibuka, isinya bayi, warga langsung memanggil anggota polisi dari Polsek Simpang Empat,” kata Muhammad, warga Sungkai.

Sejumlah warga yang terus berdatangan dibuat rasa tidak percaya, ada orang yang tega membuang bayi yang diperkirakan berumur tak lebih dari dua hari itu.

Kapolsek Simpang Empat Iptu Endris Ary Dinindra membenarkan adanya penemuan mayat bayi itu di wilayah hukum Polsek Simpang Empat. Saat ini katanya, mayat sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ratu Zaleha, Martapura. “Sudah dalam penanganan bersamaan tim identifikasi Polres Banjar, dievakuasi ke Rumah Sakit Ratu Zaleha,” ucapnya, Sabtu (2/2) siang.

Setelah dilakukan identifikasi di RSUD Ratu Zaleha, dipastikan bayi malang itu berjenis kelamin laki-laki. Semula warga menduga mayat bayi dalam kardus itu perempuan. “Saat ini masih dalam penyelidikan. Kami masih proses untuk pencarian siapa pembuang bayi laki-laki itu,” pungkasnya.(rendy)

Reporter: Rendy
Editor: Abi Zarrin Al Ghifari

Bagikan berita ini!
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
-->