Pariwisata
Kotabaru Miliki Kelotok Wisata
KOTABARU, Keberadaan perahu wisata menjadi kebutuhan untuk memanjakan wisatawan yang ingin menyusuri sungai. Begitu pula di Kotabaru, tak mau kalah dengan Banjarmasin, saat ini pemkab juga sedang uji coba mengoperasikan kelotok wisata. Untuk pelesir menggunakan wahana baru ini, wisatawan hanya perlu merogoh kocek Rp 15 ribu per orang. Lalu, mereka akan diajak melihat perkampungan nelayan pesisir hingga ke daerah perairan Desa Hilir Muara.
Dikonfirmasi Jum’at (20/10), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kotabaru Khairian Anshari mengatakan bahwa, untuk sekarang masih tahap uji coba melihat animo masyarakat Kotabaru dengan adanya wahana baru di pusat kota Kabupaten dan bekerjasama dengan komunitas sadar wisata.
“Alhamdulillah, ternyata antusias warga Kotabaru sangat bagus untuk bisa mencoba menaiki kelotok wisata tersebut dan itu terlihat dalam setiap harinya,†ungkapnya.
Disambungnya, untuk bukanya sendiri sejak sore hari hingga malam hari namun dilihat dari kondisi cuaca yang apabila sedang mendung atau angin kencang dapat dipastikan kelotok wisata tidak dijalankan, dan hal utama yang menjadi prioritas adalah warga yang menaiki perahu tersebut wajib memakai jaket keselamatan untuk safety.
“Bagi mereka yang enggan menggunakan lift jacket maka tidak boleh menaiki kelotok wisata karena itu menjadi hal utama bagi keselamatan kita yang tentunya beda dengan kondisi sungai dan laut. Tapi yang jelas untuk lintasan perairan sekitar permukiman nelayan dinilai aman dan ini menjadi sarana edukasi baru,†tambahnya.
Masih kata dia, untuk sementara daerah belum menerima pemasukan dari wahana baru itu yang penting geliatnya muncul terlebih dahulu kemudian baru dipikirkan pemasukannya dan dengan membayar Rp 15 ribu itu memang hanya cukup untuk biaya BBM kapal dan sedikit untuk pengelolanya.
Kedepan, katanya lagi, pihaknya juga akan menambah wahana lainnya misalkan saja setelah warga menaiki kelotok wisata menuju areal perkampungan nelayan setelahnya akan disambut dengan kereta wisata dan diajak berkeliling hingga sampai ke areal Siring Laut.
“Intinya, dengan melihat langkah awal ini animonya sangat bagus sekali dan gagasan kedepan tentu akan lebih menarik lagi dengan melakukan beberapa penambahan. Selain itu juga tentunya perkampungan nelayan akan disulap sedemikian rupa sehingga menarik minat wisatawan untuk bisa mencobanya,†jelasnya.
Salah seorang warga menilai, dengan adanya kelotok tersebut pastinya selain menarik minat warga juga menjadi sarana baru yang ternyata Kotabaru juga tak kalah dengan daerah lainnya ketika dibuatkan wahana seperti itu. Bukan hanya itu saja, tepat dikawasan Siring Laut juga menyediakan berbagai makanan didalam area kulinernya.
“Kita patut apresiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang telah memunculkan gagasan tersebut, yang pastinya saya sebagai warga bangga dan senang karena Kotabaru terus berbenah,†cetus Niar. (fauzi)
-
HEADLINE2 hari yang laluMama Sinta Dijemput Jet Pribadi Sebelum Laporkan Film Pesta Babi
-
Kabupaten Hulu Sungai Utara2 hari yang laluBupati HSU Antar Kepulangan HM Haridi ke Peristirahatan Terakhir
-
Bisnis2 hari yang laluEkspor Batu Bara, CPO, Ferro Alloy Lewat Satu Pintu Berlaku 1 Juni 2026
-
Bisnis16 jam yang laluEkspansi Bisnis Jhonlin Group, Akuisisi Saham PACK Senilai Rp936,65 Miliar
-
HEADLINE2 hari yang laluKloter BDJ 01 Bersiap Kembali ke Tanah Air, Tiba 4 Juni di Bandara Syamsudin Noor
-
RELIGI2 hari yang laluJemaah Haji Asal HSU Wafat di Mina

